Bukan Masker Kain, Aksi Pemotor Pakai Mask Sheet Ini Bikin Ngakak Netizen

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Untuk menghentikan penyebaran virus coron (COVID-19), masyarakat diimbau untuk mengenakan masker kain saat berada di luar rumah. Tapi masker yang digunakan harus menutupi bagian hidung dan mulut, bukan masker kecantikan wajah.

Meski penyebutannya sama-sama masker tapi fungsinya beda lho! Tapi, ternyata ada orang yang mengenakan masker kecantikan, terlebih ini dilakukan oleh seorang pemotor.

Baru-baru ini video sejumlah polisi yang memberhentikan pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan masker kain viral di media sosial. Yups, alih-alih menggunakan masker kain seperti yang disarankan pemerintah, ia malah menggunakan masker kecantikan jenis sheet mask.

BACA JUGA: Ini Standar Penggunaan Masker Sesuai Rekomendasi Gugus Tugas

Video tersebut diunggah oleh akun @motulz di Twitter. Si pengendara tampak kebingungan karena ia merasa telah mengenakan masker. Selain itu, ia juga merasa sudah mengenakan helm sesuai aturan kepolisian.

“Kamu nggak bawa masker,” kata salah seorang polisi dalam video seperti dikutip, Jumat 17 April 2020.

Salah seorang polisi sempat pergi meninggalkan pengendara itu dan kembali membawa contoh masker kain yang seharusnya dipakai. Si pengendara itu membuka kacamata hitam miliknya dan tampak kebingungan.

Video tersebut mendadak viral di media sosial. Beragam komentar warganet memenuhi kolom komentar.

Sebagian netizen merasa tak percaya bila si pria itu tak mengetahui masker kain hingga ada pula yang menilai pria itu menjadikan virus corona sebagai bahan candaan.

“bapake sopo iki tulung lur dikandani ;(,” tulis @last**zz.

“itu sheetmask? anjir bapaknya skinkeran Rolling on the floor laughing,” komentar @readliste**leep.

“Ya masker juga sih cuma kurang tepat aja pak wkwkwk,” kata @Nayn**fah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Prioritas MBG untuk 3B, Investasi Gizi Masa Depan

Oleh: Citra Kurnia Khudori)* Upaya menurunkan angka stunting di Indonesia membutuhkan pendekatan yang lebih terarah pada fase paling krusial dalam siklus kehidupan manusia. Karena itu, intervensi gizi pada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) menjadi langkahstrategis untuk memastikan generasi mendatang tumbuh sehat dan berkualitas. Dalam konteks tersebut, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memprioritaskan kelompok 3B menunjukkan arah kebijakan yang tepat. Fokus pada bumil, busui, dan balita berarti pemerintah menempatkan perhatian pada periodeemas 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), yang menjadi penentu utama tumbuhkembang anak. Jika intervensi gizi dilakukan secara konsisten sejak masa kehamilan hingga awalkehidupan anak, risiko stunting dapat ditekan secara signifikan. Dengan demikian, kebijakan gizi yang tepat sasaran bukan hanya program bantuan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga(Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengandalkan program MBG kategori 3B sebagai strategi kunci untukmengatasi stunting sejak dini.  MBG 3B menjadi bagian integral dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam membangun sumber daya manusiaberkualitas, khususnya melalui pemenuhan gizi pada periode emas 1.000 HPK.  Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, mengatakan program...
- Advertisement -

Baca berita yang ini