Bikin Geram! Laki-Laki Ini Terekam Saat Sedang Menginjak Ikan Pari

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Laki-laki asal Singapura ini menuai hujatan setelah videonya yang sedang menginjak dua ikan pari viral di media sosial.

Video tersebut diunggah pada laman media sosial Instagram dengan akun @adminsgfollowsalll pada 7 Juni 2022.

Dalam video tersebut terlihat laki-laki tersebut tengah menginjak 2 ikan pari tersebut dengan kakinya.

“Apa yang kamu lakukan?” Tanya seseorang yang merekam momen tersebut.

Dengan mengenakan sandal berwarna biru, Ia menginjak kedua ikan pari tersebut dengan menggeser kakinya ke depan dan ke belakang.

Atas permintaan seseorang yang merekam momen tersebut, laki-laki itu akhirnya turun dari kedua ikan pari tersebut.

Ketika ditanya mengapa Ia melakukan hal tersebut, laki-laki itu langsung memalingkan muka dan menghentikan aksinya.

Masih belum jelas bagaimana laki-laki itu berhasil mendapatkan kedua hewan itu, dan apakah hewan-hewan itu masih hidup pada saat itu.

Berdasarkan pola pada tubuhnya, bintik-bintik kuning yang dikelilingi lingkaran hitam pada kulitnya yang berwarna krem ​​kecoklatan kemungkinan besar kedua ikan pari ini adalah ikan pari motoro.

Selain itu, kedua ikan pari tersebut diperkirakan masih kecil, karena ikan pari dewasa dapat tumbuh hingga diameter 1 m di alam liar. Dalam video tersebut, salah satu ikan pari hanya selebar sandal anak itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini