Beredar Postingan Lama Anji Sindir Creator yang Dikit-dikit Minta Maaf Usai Bikin Gaduh, Netizen: Jilat Ludah Sendiri!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Anji akhirnya meminta maaf ke publik usai video wawancaranya bersama Hadi Pranoto bikin gaduh. Lewat kanal Youtube-nya Anji menyampaikan permintaan maaf tersebut.

“Saya Anji ingin meminta maaf kepada semua pihak karena kegaduhan yang terjadi,” kata Anji, dikutip Jumat, 7 Agustus 2020.

Sayangnya, permintaan maaf tersebut tak berujung pada penyelesaian masalah. Di jagat maya, Anji masih menjadi bulan-bulanan para netizen.

Bahkan, ada seorang netizen dengan akun Instagram Muhammad Yusuf yang mengunggah kembali cuitan lama Anji soal creator yang dengan mudahnya minta maaf dan memberi klarifikasi, usai membuat kegaduhan. Hal ini secara tidak langsung menjadi sindiran bagi Anji.

“@duniamanji masih ingat pernah buat caption ini ?. Repost yuk biar beliau ingat,” tulis Yusuf dalam caption postingannya.

Postingan tersebut pun dibanjiri komentar para netizen.

“Jilat ludah sendiri,” kata seorang netizen.

“Sdh lupa dok,” komentar netizen lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Strategi 3B dalam Program MBG Bangun SDM Unggul

Oleh: Citra Kurnia Khudori)* Pembangunan sumber daya manusia yang unggul tidak dapat dilepaskan darikualitas gizi sejak awal kehidupan. Karena itu, intervensi gizi pada ibu hamil, ibumenyusui, dan balita (3B) menjadi langkah penting untuk memastikan generasimasa depan tumbuh sehat dan optimal. Dalam konteks tersebut, strategi 3B dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG)menjadi pendekatan yang relevan dan tepat sasaran. Fokus pada kelompok rentanini menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM harus dimulai dari fase paling awal dalam siklus kehidupan manusia. Perhatian terhadap periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) menjadi kuncidalam upaya mencegah stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak. Jika kebutuhan gizi terpenuhi sejak masa kehamilan hingga balita, fondasi bagilahirnya generasi yang produktif dan berdaya saing akan semakin kuat. Hal tersebut senada dengan penyampaian Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, yang mengatakan bahwa 1.000 HPK merupakan fondasi utama dalam membentukkualitas sumber daya manusia Indonesia yang unggul.  Ia menuturkan, fase sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun Adalah masa emas yang tidak bisa terulang. Investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalahmemastikan setiap anak memperoleh gizi, kesehatan, dan pengasuhan yang...
- Advertisement -

Baca berita yang ini