Ajak Fiki Naki Nikah, Dayana Jadi Trending Topik di Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dayana atau Demi Demik menjadi trending topik di media sosial usai melamar Fiki Naki, Youtuber Indonesia. Ia adalah gadis berusia 18 tahun asal Kazakhstan. Dayana seorang mahasiswi Hukum dan Politik di Kazguu University

Hal ini bermula ketika Dayana masuk ke dalam konten Youtube Fiki. Fiki membuat konten Youtube yang berisi obrolan iseng di OmeTv kepada seluruh penjuru dunia menggunakan bahasa Inggris, Russia, Rumania dan Spanyol.

Kemampuan Fiki itu lah yang membuat Dayana tertarik saat mengobrol di Ome TV yang diunggah di akun Youtube Fiki. Dayana menganggap Fiki keren dalam menggunakan bahasa asing.

Kemudian, Dayana mengatakan kepada Fiki ingin menikahinya. Dayana mengaku ingin sekali berkunjung ke Indonesia namun ia mengaku belum memiliki cukup uang untuk membeli tiket pesawat untuk ke Indonesia. Fiki pun mengatakan, suatu saat nanti akan main ke Kazakhstan. Fiki juga sempat memamerkan akun Instagram Dayana.

Ketika jumlah pengikutnya masih 600 ribuan, Dayana sempat diwawancara khusus oleh Fiki melalui akun Youtube. Dayana mengaku kaget jika pengikut di akunnya bisa bertambah sejauh itu. Padahal sebelumnya pengikut akun instagram Dayana hanya sekitar 2000-an.

Di akun Instagramnya, Dayana mengucapkan terima kasih kepada pengikutnya. Dia juga mengunggah postingan ketika menghadiri undangan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Kazakhstan di Kota Nursultan.

Dayana berfoto mencoba songket Palembang dan melihat benda-benda etnik khas dari seluruh penjuru Nusantara. Selain itu, dalam postingannya Dayana terlihat sedang berbincang-bincang dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kazakhstan, Rahmat Pramono.

Reporter : Ade Amalia Choerunisa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini