4 Hal Spesial Ini Bikin Drakor ‘100 Days My Prince’ Naik Daun, Cocok Ditonton Bareng Pacar!

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Drama Korea berjudul 100 Days My Prince beberapa waktu belakangan lagi naik daun. Bahkan sedang sangat difavoritkan oleh penonton di Indonesia.

Diperankan oleh D.O Exo dan Nam Ji-hyun, drakor satu ini punya cerita yang menarik dan beda dari yang lain. Tapi bukan cuma dari segi cerita, drakor satu ini juga menyajikan beberapa hal spesial yang bisa bikin orang betah berlama-lama nonton. Apa saja itu? Yuk simak ulasannya.

Chemistry Para Pemain

Di drakor ini, chemistry para pemainnya terjalin sangat baik. Bikin yang nonton jadi “baper”. D.O memerankan karakter putra mahkota yang amnesia dengan sangat baik. Demikian pula Nam Ji-hyun yang memerankan tokoh Hong-sim. Chemistry keduanya terjalin dengan manis.

Banyak Gombalan Sakti

Buat yang sudah nonton, pasti tahu ya kalau film ini penuh dengan gombalan sakti. Para karakter di drakor ini kerap melontarkan dialog-dialog sederhana namun gombal yang lagi-lagi bikin penonton baper.

Cerita yang Unik Diselingi Komedi

Meski bertema kolosal dengan jalan cerita penuh drama, 100 Days My Prince dikemas dengan selingan-selingan komedi yang bikin segar. Satu lagi yang unik, kedua pemain utama memerankan karakter ganda di drakor ini. Jadi bikin penonton penasaran.

D.O, Vokalis EXO yang Mencuri Perhatian

Tak bisa dipungkiri, D.O menjadi salah satu magnet dalam drakor ini. Selain berkarir sebagai vokalis boyband EXO, D.O juga dikenal sebagai aktor andal. Di drakor ini adalah pertama kalinya D.O berperan sebagai karakter utama.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini