Ikut Berdemo Saat Berpuasa? Ini Tips Agar Kamu Tidak Batal Berpuasa

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aksi demo ribuan mahasiswa yang berlangsung di depan Gedung DPR cukup menyita energi apalagi berlangsung di bulan Ramadan.

Banyak mahasiswa yang memilih buka puasa karena tidak tahan dengan panas dan kelelahan karena stamina terkuras saat melakukan aksi demo. Sebenarnya, tak ada masalah melakukan aksi demo di bulan puasa. Karena di zaman Nabi Muhammad SAW, peperangan yang terjadi ketika melawan kaum kafir, justru terjadi di bulan Ramadan.

Nah, berikut adalah tips agar kamu yang ingin ikut turun ke jalan tidak batal selama mengikuti aksi demo tersebut.

  1. Jangan lupa sahur

Sahur sangat penting untuk membantu kita menahan lapar dan haus selama berpuasa. Dengan sahur tubuh kita seakan memiliki cadangan makanan dan minuman sampai berbuka puasa. Apalagi saat sedang turun ke jalan menyuarakan aksi. Apabila kamu tidak sahur, maka tubuh akan terasa cepat lelah karena banyak nya aktivitas yang dikeluarkan saat berdemo.

  1. Halangi terkena sinar Matahari

Hal ini agar tubuh tidak terpapar langsung sinar matahari dan menghindari tubuh dari dehidrasi. Untuk menghindari hal tersebut sebaiknya peserta demo dapat memakai topi, payung, sun screen lotion, atau mencari tempat untuk berteduh.

  1. Menjaga suhu tubuh

Hal ini dapat dilakukan dengan menyiram air di atas kepala sedikit. Atau dapat juga menggunakan tissue basah atau air dingin di telapak kaki.

  1. Meminum air putih yang banyak saat sahur dan buka puasa. 

Perbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka puasa. Tujuan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang sepanjang hari. Dan menghindari dehidrasi.

  1. Hindari Kopi dan Teh saat berbuka puasa

Kafein dapat menyebabkan dehidrasi. Sebaiknya hindari jenis minuman ini saat ada rencana untuk melakukan aksi demo saat sahur.

  1. Hindari makanan pedas dan asin saat buka puasa

Jenis makanan tersebut mengandung asupan garam yang akan membuat tubuh lebih mudah kehilangan air. Sebaiknya komsumsi makanan  yang mengandung kandungan air seperti buah semangka, melon, mentimun, dan lain – lain.

Selain itu, pentingnya menahan amarah dan emosi pada saat demo di bulan puasa juga sangat penting. Mengingat berpuasa harus  menahan segala nafsu dan amarah.

Reporter : Adinda Catelina Fadjrin

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

PSN Papua Memperkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat 

Oleh : Yohanes Wandikbo )*Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua terus menunjukkan arahpembangunan yang semakin tepat sasaran. Pemerintah tidak hanya membangun infrastrukturuntuk memperkuat konektivitas wilayah, tetapi juga memastikan manfaat pembangunandapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam penguatan ekonomi rakyat dan ketahanan pangan. Kabupaten Nabire menjadi salah satu daerah yang memperlihatkanbagaimana PSN mampu menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.PSN di Papua dirancang sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataanpembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli Papua. Selamabertahun-tahun, tantangan pembangunan di Papua tidak hanya berkaitan dengan akseswilayah, tetapi juga keterbatasan ekonomi masyarakat lokal. Karena itu, pemerintah kinimenempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian penting dalam pelaksanaan PSN agar pembangunan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomirakyat.Di Nabire, dampak PSN mulai terlihat dari tumbuhnya sektor usaha produktif masyarakat, khususnya pada bidang peternakan dan ketahanan pangan. Program pemerintah yang terintegrasi dengan penguatan ekonomi lokal berhasil membuka peluang usaha baru bagimasyarakat asli Papua. Kondisi tersebut menjadi perkembangan penting karena masyarakatkini semakin terlibat langsung dalam aktivitas ekonomi produktif yang berkelanjutan.Pelaku UMKM peternak ayam petelur, Kuryana Ramande, menjadi salah satu contohbagaimana PSN mampu mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat Papua. Usaha yang dijalankan sejak membantu keluarga pada 2022 hingga berkembang secaramandiri pada 2024 memperlihatkan adanya perubahan pola pikir masyarakat untuk lebihberani membangun usaha sendiri.Pada awal menjalankan usaha, masih terdapat keraguan terhadap kemampuan masyarakat asliPapua dalam mengelola usaha peternakan modern. Namun melalui dukungan program pemerintah dan meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat, usaha tersebut berkembang dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar.Usaha peternakan ayam petelur yang dijalankan kini tidak hanya menjadi sumber pendapatankeluarga, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Sejumlah wargaasli Papua ikut bekerja dalam pengelolaan peternakan, distribusi telur, hingga kegiatan usahalainnya yang berkembang seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di daerah tersebut.PSN juga semakin diperkuat melalui program ketahanan pangan dan Makan Bergizi Gratis yang dijalankan pemerintah....
- Advertisement -

Baca berita yang ini