Waspada, Teroris Bisa Manfaatkan Kesempatan untuk Makar

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi menegaskan kelompok teroris bisa manfaatkan kesempatan untuk melakukan gerakan makar. Menurutnya, itu pernah terjadi di kawasan Timur Tengah pada momentum Arab Spring yang menyebabkan kehancuran negara-negara Arab.

“Ini persoalan momentum mereka pasti akan lakukan gerakan makar atau yang sifatnya politis, ini terjadi di Arab Spring,” kata Islah kepada Mata Indonesia News, Selasa 2 Maret 2021.

Islah juga menyandingkan dengan peristiwa kejatuhan negara-negara Arab seperti di Libya, Sudan dan Somalia. Dalam momentum itu, terjadi perebutan kekuasaan yang juga melibatkan kelompok teroris.

Kondisi ini juga pernah dikhawatirkan oleh mantan Alumni Pelatihan Militer Afghanistan Indonesia Ahmad Sajuli. Ia pernah menyoroti gerakan #2019gantipresiden yang terjadi di Indonesia. Ahmad menilai hal ini rentan dimanfaatkan oleh kelompok jihadis lokal.

“Chaos adalah peluang bagi “jihadis” untuk mengambil peran, mereka mendambakan chaos di suatu negara,” kata Ahmad Sajuli.

Ketua Forum Komunikasi Alumni Afghanistan Indonesia ini juga pernah memperingatkan terhadap bahaya yang bisa timbul karena para jihadis terus menunggu momentum konflik untuk bisa masuk.

Ia mencontohkan dua kelompok teroris internasional yakni Al-Qaeda dan ISIS, yang memiliki kesamaan yakni memanfaatkan kekacauan untuk melakukan gerakan revolusioner. Ini adalah ancaman terhadap keutuhan negara karena bisa memicu perpecahan.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini