Waduh! Ada Daging Beku Mengandung Bakteri Beredar di Jambi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAMBI - Satgas Pangan Jambi dalam operasinya menemukan sejumlah pedagang yang menjual daging beku, yang diduga mengandung bakteri berbahaya karena tidak disimpan di mesin pendingin.

Daging-daging tersebut diketahui dijual bebas di Pasar Modern Angso Duo. Para pedagang menjualnya dengan harga murah.

“Seharusnya disimpan di lemari pendingan, tetapi dijual dengan cara digantung terbuka. Walaupun harganya murah namun bisa menimbulkan bakteri pada daging tersebut hingga bisa menganggu kesehatan konsumen,” kata Plh Sekdaprov Jambi, Sudirman, Sabtu 28 Desember 2019.

Sudirman mengatakan bahwa daging beku yang dijual dengan cara digantung tidak bisa bertahan lama.

Sementara itu, Ditreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol M Edi Faryadi mengatakan, untuk saat ini belum adanya tindakan hukum pada penjual tersebut.

Harga daging beku yang dijual pedagang di pasar tersebut saat ini seharga Rp 70.000 hingga Rp 90.000 per kilogram, sementara itu untuk daging segar memiliki harga Rp 120.000.

Berita Terbaru

Tanpa Kematian Sapi, Kasus PMK di Kulon Progo Berangsur Turun: DPP Beri Obat, Vitamin, dan Siapkan Vaksin 9.200 Dosis

Mata Indonesia, Kulon Progo - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo mencatat penurunan jumlah kasus aktif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi ternak. Meski sempat melonjak pada awal 2026, kondisi terbaru menunjukkan tren membaik.
- Advertisement -

Baca berita yang ini