Viral Tanaman Bajakah Sembuhkan Kanker, Ini Kata Kemenkes

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Beberapa waktu lalu dunia maya dihebohkan dengan tanaman Bajakah yang diklaim mampu menyembuhkan kanker payudara. Kabar tersebut menimbulkan harapan terkait obat dan penanganan baru menghadapi kanker.

Menanggapi hal itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan agar masyarakat tetap tenang dan tidak menanggapi berlebihan menanggapi berita bajakah.

Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscar Primadi mengatakan herba tersebut bukan satu-satunya obat menghadapi kanker. Tetap dibutuhkan obat yang sifatnya medis atau konvensional.

Menurut Oscar, pengobatan medis hingga saat ini masih menjadi pilihan utama menghadapi kanker. Terapi ini telah terbukti mampu mengatasi kanker, sehingga pasien bisa kembali sehat, produktif, dan menjalani kehidupan yang berkualitas.

Saat ini, kemenkes berniat melakukan penelitian lebih dalam soal bajakah. Sayang belum ada rencana lebih detail terkait niat tersebut. Riset diarahkan untuk mengetahui efek yang sebetulnya ditimbulkan bajakah, apakah bersifat terapi atau suportif.

 

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini