Viral! Detik-detik Polisi Grebek Pasutri Gituan Bertiga dengan Pria Hidung Belang di Kediri

Baca Juga

MATA INDONESIA, KEDIRI – Seorang pria berinisial MZ (43) tega jual istrinya kepada pria hidung belang. Warga Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur ini menawarkan istrinya untuk layanan threesome dan swinger lewat facebook.

Tarifnya pun berkisar dari Rp 500.000 hingga Rp 700.000. Namun sebelum ‘ngamar’, pelaku meminta Down Payment (DP) minimal Rp 300.000.

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana mengatakan, kasus ini terkuak saat anggotanya melakukan patroli siber. Kemudian setelah melakukan penelusuran, polisi pun berhasil mengamankan pelaku.

“Pelaku diamankan saat sedang melakukan hubungan badan di dalam sebuah kamar penginapan di Kota Kediri. Selain pasutri ini, petugas juga mengamankan 3 orang lain yang saat ini berstatus sebagai saksi,” ujarnya, Selasa 11 Agustus 2020.

Dalam pengamanan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti yakni uang Rp 1 juta, Handphone dan alat kontrasepsi.

Selain itu, polisi juga akhirnya mengetahui bahwa yang menjadi dalang kegiatan prostitusi tersebut adalah MZ. Sementara sang istri ikut ditetapkan sebagai tersangka lantaran ikut mencari dan menawarkan wanita lain kepada pria hidung belang bila diperlukan.

Pelaku pun dijerat dengan Pasal 296 KUHP tentang tindak pidana mengadakan atau memudahkan cabul orang lain dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan. Selain itu, disangkakan dengan pasal 506 KUHP tentang tindak pidana mengambil keuntungan dari pelacuran perempuan dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini