Villarreal Juara Liga Europa, Wakil Spanyol di Liga Champions Ada 5

Baca Juga

MATA INDONESIA, GDANSK – Keberhasilan Villarreal menjadi juara Liga Europa berdampak pada jumlah wakil Spanyol di Liga Champions. Total Spanyol diwakili lima klub.

Villarreal juara Liga Europa dengan mengalahkan Manchester United dalam adu penalti 11-10 setelah skor imbang 1-1 selama 120 menit, Kamis 27 Mei 2021 dini hari WIB di Polsat Plus Arena Gdansk.

Villarreal unggul lebih dulu melalui gol Gerard Moreno. MU baru bisa menyamakan skor di babak kedua melalui gol Edinson Cavani. Di drama adu penalti, David De Gea gagal mencetak gol sebagai penendang ke-11.

Bagi Villarreal, ini adalah gelar pertama sepanjang sejarah klub. Sedangkan, pelatih Unai Emery sudah empat kali memenangkan trofi Liga Europa.

Di kompetisi LaLiga, Villarreal finis di posisi tujuh. Artinya, mereka tak lolos ke Liga Champions musim depan. Tapi, keberhasilan menjadi juara Liga Europa otomatis membawa The Yellow Submarine lolos ke fase grup Liga Champions.

Villarreal mendampingi empat klub Spanyol lainnya yang finis di posisi satu hingga empat, yakni, Atletico Madrid, Real Madrid, Barcelona, dan Sevilla.

Situasi ini pernah terjadi di musim 2015/16 dimana Spanyol punya lima wakil di Liga Champions setelah Sevilla menjadi juara Liga Europa 2014/15. Setiap klub yang juara mendapat tiket otomatis ke fase grup Liga Champions.

“Saya sangat bahagia. Para pemain sudah bekerja keras sepanjang musim ini, termasuk juga presiden, pemilik, dan chairman. Saya pikir kami memang pantas menang. Manchester United memang mendominasi, tapi kami memainkan laga kompetitif malam ini,” ujar Emery, di laman resmi UEFA, Kamis 27 Mei 2021.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini