Valencia Gagalkan Ambisi Barcelona Juarai Piala Raja

Baca Juga

MINEWS, SEVILLA – Ambisi Barcelona untuk menjuarai Piala Raja lima musim berturut-turut akhirnya kandas di tangan Valencia. Di partai final Piala Raja 2018/2019, Valencia berhasil menaklukkan Las Blaugranas 2-1 di hadapan publik Stadion Benito Villamarin, Sevilla, Spanyol, Minggu dini hari, 26 Mei 2019.

Kemenangan Valencia tersebut dicetak dari dua gol Kevin Gameiro dan Rodrigo. Sementara gol semata wayang Barcelona dilesakkan Lionel Messi di laga tersebut.

Hasil ini juga membuat Valencia menajamkan rekor mereka sebagai tim yang sudah delapan kali menjuarai Piala Raja. Pelatih Marcelino Garcia Toral turut menjadi pahlawan yang mengantarkan tim itu kembali ke final usai 11 tahun absen.

Secara keseluruhan Valencia tak beranjak dari peringkat kelima daftar juara Piala Raja sepanjang masa, sebab Barcelona masih jadi yang tersukses dengan 30 trofi Piala Raja.

Namun, Valencia memastikan kesuksesan itu tidak terjadi musim ini, tidak juga ambisi Ernesto Valverde mengantarkan Barcelona mencatatkan rekor baru di kejuaraan tersebut.

Berikut daftar juara Piala Raja dalam satu dasawarsa terakhir:

2008/2009 Barcelona
2009/2010 Sevilla
2010/2011 Real Madrid
2011/2012 Barcelona
2012/2013 Atletico Madrid
2013/2014 Real Madrid
2014/2015 Barcelona
2015/2016 Barcelona
2016/2017 Barcelona
2017/2018 Barcelona
2018/2019 Valencia

Berikut daftar juara Piala Raja sepanjang masa seturut rangkuman laman statistik olahraga RSSSF:

30 – Barcelona
23 – Athletic Bilbao
19 – Real Madrid
10 – Atletico Madrid
8 – Valencia
6 – Real Zaragoza
5 – Sevilla
4 – Real Union, Espanyol
2 – Real Sociedad, Deportivo La Coruna, Real Betis
1 – Arenas, Mallorca

Berita Terbaru

Dari Regulasi ke Implementasi: Mengawal Kepatuhan Platform terhadap PP TUNAS

Oleh : Andhika Rachma )*Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ruang digital kini bukan hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga ruang belajar, hiburan, hingga interaksi sosial lintas generasi. Di tengah perkembangan tersebut, negara memilikitanggung jawab untuk memastikan bahwa ekosistem digital tetap aman, sehat, dan berpihak pada kepentingan publik, terutama anak-anak sebagai kelompok rentan. Dalam konteks inilahpemerintah menghadirkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS.Kehadiran PP TUNAS menjadi tonggak penting dalam perjalanan tata kelola digital Indonesia. Regulasi ini tidak sekadar menjadi instrumen hukum, tetapi juga mencerminkan komitmennegara dalam membangun ruang digital yang lebih bertanggung jawab. Pemerintahmenempatkan pelindungan anak sebagai prioritas utama di tengah meningkatnya penggunaanplatform digital oleh generasi muda. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa Indonesia ingin menjadi negara yang aktif melindungi anak-anak di ruangdigital dan tidak tertinggal dari negara lain dalam membangun tata kelola platform...
- Advertisement -

Baca berita yang ini