Usai Check In Hotel di Cikini, Anggota DPR Ini Hilang Sudah 5 Hari

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Seorang anggota DPRD Kota Boru Selatan, Maluku, bernama Sedek Titawel dinyatakan hilang setelah ia check in di sebuah hotel di kawasan Cikini, Jakarta.

Sedek tiba di ibukota pada Minggu 10 Februari 2019 lalu. Ia diketahui menghilang sejak Jumat 15 Februari 2019 lalu, hingga kini belum ditemukan keberadaannya.

Kabarnya, Sedek yang datang bersama koleganya, Abdullah Tasane, ke ibukota bertujuan untuk melakukan klarifikasi setelah ia dikeluarkan dari fraksi PAN. Koleganya tersebut bahkan sudah melacak Sedek sampai ke kampung halamannya, namun nihil.

Abdullah akhirnya melaporkan kejadian ini ke kepolisian pada Selasa 19 Februari 2019. Meski sudah dilakukan penyelidikan, polisi tak ingin buru-buru membuat kesimpulan atas hilangnya Sedek.

“Dari CCTV, terlihat korban keluar duluan dari hotel. Saat ini kita masih selidiki dan terus berkomunikasi dengan keluarga, saksi serta pelapor,” ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan.

Kepolisian juga belum menyimpulkan, apakah hilangnya Sedek ini akibat penculikan atau bukan. (Ryan)

Berita Terbaru

Stabilitas Keamanan sebagai Jalan Menuju Kesejahteraan

Oleh: Yonas Wenda*Stabilitas keamanan di Papua bukan sekadar kebutuhan jangka pendek, melainkanfondasi strategis bagi terwujudnya masa depan yang damai, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Dalam beberapa waktu terakhir, pendekatanyang dilakukan aparat keamanan menunjukkan arah yang semakin konstruktif, dengan menempatkan sisi kemanusiaan sebagai inti dari setiap langkah. Pendekatanini tidak hanya memperkuat rasa aman, tetapi juga membangun optimisme kolektifbahwa Papua sedang bergerak menuju fase baru yang lebih stabil dan penuhharapan.Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat kini semakin dirasakan sebagaibagian dari solusi, bukan sekadar instrumen penegakan hukum. Melalui patroli rutin, pengamanan aktivitas masyarakat, serta interaksi yang lebih humanis, negara menunjukkan komitmennya dalam melindungi seluruh warga tanpa terkecuali. Situasi yang aman dan kondusif memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitassosial, ekonomi, dan keagamaan dengan lebih tenang, yang pada akhirnyaberdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup.Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwapendekatan humanis menjadi strategi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Ia menyampaikan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga untuk memberikan rasa nyaman dan membangun kepercayaanmasyarakat. Pernyataan tersebut mencerminkan transformasi pendekatan keamananyang semakin adaptif terhadap kebutuhan sosial masyarakat Papua, di mana kepercayaan menjadi modal utama dalam menciptakan ketertiban yang berkelanjutan.Hal senada disampaikan oleh Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, AdarmaSinaga, yang menekankan pentingnya konsistensi kehadiran aparat di lapangan. Ia menyatakan bahwa setiap aktivitas masyarakat, termasuk ibadah, harus dapatberlangsung dengan aman sebagai bagian dari hak dasar warga negara. Konsistensiini menjadi bukti nyata bahwa negara tidak pernah abai terhadap kondisi masyarakatPapua, melainkan terus hadir untuk memastikan rasa aman terjaga di setiap linikehidupan.Lebih dari itu, stabilitas keamanan yang terjaga juga memberikan dampak positifterhadap percepatan pembangunan di Papua. Dengan situasi yang kondusif, berbagai program pemerintah dapat berjalan lebih optimal, mulai dari pembangunaninfrastruktur, peningkatan layanan pendidikan, hingga penguatan sektor ekonomiberbasis masyarakat. Dalam konteks ini, keamanan dan pembangunan memilikihubungan yang saling menguatkan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini