Urung Pensiun, Rossi Tandatangan Kontrak Baru ke Petronas

Baca Juga

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Valentino Rossi, pembalap veteran MotoGP sepertinya tak akan pensiun tahun ini. Pasalnya, The Doctor disebut akan menandatangani kontrak baru dengan tim satelit Petronas SRT Yamaha.

Kontrak tersebut berlaku selama satu tahun, dengan opsi perpanjangan satu tahun lagi dengan syarat tertentu.

Mengutip La Gazzetta Dello Sport, Jumat 10 Juli 2020, nantinya Rossi bakal tetap menggunakan jenis motor yang kini ditungganginya, yakni YZR-M1, sama seperti Maverick Vinales dan Fabio Quartararo.

Nasib kontrak baru Rossi dengan Petronas kabarnya akan diumumkan pada pekan depan, saat berlangsungnya MotoGP Spanyol.

Mantan pelatih Rossi, Luca Cadalora, juga pernah mengungkapkan mantan anak didiknya bakal merilis kepastian dengan Petronas pada seri pembuka MotoGP 2020.

Rossi juga disebut bakal membela tim Petronas dengan ditemani kru dan teknisi pilihannya, seperti David Munoz, Matteo Flamigni dan Alex Briggs.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini