Uni Eropa Masih Pertimbangkan Moderna Jadi Vaksin Booster untuk Masyarakat

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Uni Eropa sedang mengevaluasi pemberian vaksin ketiga atau booster buatan Moderna sebelum menyuntikkannya kepada masyarakat luas.

Hal yang dievaluasi adalah apakah dosis tambahan itu bisa diberikan minimal enam bulan setelah penerimanya yang berusia 12 tahun ke atas sudah mendapat dua suntikan vaksin Covid-19?

Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) sebelumnya sudah mengizinkan penggunaan Vaksin Pfizer untuk dosis ketiga yang akan diberikan Oktober nanti.

“EMA sedang mengevaluasi permohonan saat ini untuk memastikan bahwa bukti yang ada mendukung dosis tambahan sebagai kebutuhan,” demikian siaran pers EMA yang dilansir Reuters dan dikutip Selasa 28 September 2021.

Saat ini banyak negara Uni Eropa yang memutuskan memberi dosis vaksin tambahan sebagai penguat antibodi.

Namun, hingga kini EMA belum memutuskan memberi izin terutama vaksin Moderna.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini