Udara Buruk Jakarta Jadi Guyonan, Pendukung Gubernur Anies ‘Serang’ Tokoh NU

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Udara buruk Jakarta mulai dijadikan bahan guyonan netizen, namun langsung ‘diserang’ pendukung Gubernur Anies Baswedan. Korban ‘penyerangan’ itu antara lain dua orang Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU), Muhaimin Iskandar dan Nadirsyah Hosen.

Pengurus NU Cabang Australia dan Selandia Baru itu, Rabu 31 Juli 2019 kemarin sempat menuliskan guyonannya soal udara buruk Jakarta. Dia diundang menghadiri pernikahan di Jakarta tetapi khawatir dengan polusi udara ibukota tersebut, sehingga perlu alasan untuk tidak datang di acara tersebut.

“Diundang menghadiri pernikahan seseorang yg melepas masa jomblonya di Jakarta. Tapi aku gak berani mendarat di kota yg polusi udaranya gila-gilaan. Eh gimana-gimana….alasan gak datangnya sudah sahih belum yah? Kalau menurut kamu, gimana Bib Blo @Husen_Jafar,” begitu alasan lelaki yang sering dipanggil Gus Nadir tersebut, Kamis 1 Agustus 2019 melalui akun @na_dirs.

Dosen di Monash University Australia itu mengaku postingannya langsung “diserbu” komentar yang membela Anies Baswedan dan agak menyudutkan dirinya.

Maka ketika beberapa jam kemudian Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar juga mengolok-olok udara kotor Jakarta, Gus Nadir langsung mengingatkan “serangan” pendukung Anies tersebut.

Soalnya Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin, bukan hanya menuliskan status melainkan dibarengi dengan unggahan video yang menggambarkan udara Jakarta penuh kabut polusi, melalui akun @cakimiNow.

“Jiahhh @cakimiNOW cari gara2….gue aja cuma guyon soal dateng kondangan dan polusi udara, lgs dicaci maki pendukung Anies. Ini Cak Imin pakai video segala lagi hehehhe,” begitu komentar Nadirsyah.

Bukan hanya kedua tokoh dari Keluarga NU, radionya kawula muda Prambors hari ini ingin tahu do’a apa saja yang bakal disuarakan pendengarnya pagi ini di program Desta & Gina in The Morning (DGITM).
Radio itu menyontohkan dengan do’a, ” Hmm #DGITM mau ucapin #DoaPagiIni untuk Udara Jakarta agar cepat kembali spt dulu ❤️.”

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini