Tokoh Pemuda Nabire dan Mamberamo Raya Berharap Otsus Jilid II Bisa Lebih Berguna untuk Orang Papua

Baca Juga

MATA INDONESIA, NABIRE – Kelanjutan program Otonomi Khusus (Otsus) jilid II mendapat sambutan dari kelompok anak muda Papua. Tokoh Pemuda Kampung Kimi, Kabupaten Nabire Maikel Marray nampaknya menaruh harapan besar bagi pelaksanaan Otsus Papua di masa mendatang.

“Selama ini telah terlaksana dengan baik, namun untuk selanjutnya perlu adanya perbaikan atau evaluasi lebih detail terkait pelaksanaannya karena ada indikasi pelanggaran atau kecurangan yang dilakukan oleh sejumlah oknum untuk kepentingan mereka sendiri”, ujarnya, dikutip Rabu 27 Oktober 2021.

Ia pun berharap ke depannya, penyelewengan dana Otsus tak lagi terulang. Sebab, dana Otsus sebenarnya bisa membantu Papua untuk berkembang dan tumbuh lebih seperti provinsi lainnya di Indonesia.

Senada, Tokoh Pemuda Distrik Roufaer, Kabupaten Mamberamo Raya Epsana Kosuko berharap ke depannya Otsus bisa dikelola dengan baik sehingga dampaknya lebih menyentuh dan dirasakan kepada masyarakat bawah.

“Kami mendukung Otsus, namun kami berharap ke depannya program dan dana Otsus bisa di kelola dengan baik sehingga lebih menyentuh kepada masyarakat,” katanya.

Dia mengakui bahwa selama ini kehadiran Otsus sudah cukup membantu masyarakat Papua.Misalnya pada bidang pendidikan, dana Otsus sangat membantu mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan.

“Otsus Papua selama ini telah berhasil membawa perubahan besar bagi Papua,” ujarnya.

Ia pun berharap, Otsus jilid II nanti bisa dikelola dengan lebih baik program-programnya.

“Yang lebih terpenting adalah pengawasan dana Otsus harus dilakukan dengan baik sehingga dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Prabowo dan Agenda Antisipasi Super El Nino demi Melindungi Petani serta Rakyat

Oleh : Ricky RinaldiPerubahan iklim menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi berbagainegara, termasuk Indonesia. Fenomena cuaca ekstrem seperti El Nino berpotensimemicu musim kemarau yang lebih panjang, meningkatkan risiko kekeringan, mengurangi produktivitas pertanian, serta memengaruhi ketersediaan pangannasional. Ancaman tersebut tidak hanya berdampak pada petani sebagai produsenpangan, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, kesiapsiagaan pemerintah dalam mengantisipasi potensi Super El Nino menjadi langkah strategis untuk melindungi petani sekaligus menjagaketahanan pangan nasional.Ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi utama pembangunan nasional. Ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan terjangkau menjadi kebutuhan dasaryang harus dijaga di tengah berbagai tantangan global, termasuk perubahan iklim. Pengalaman menghadapi El Nino pada tahun-tahun sebelumnya memberikanpelajaran bahwa antisipasi sejak dini jauh lebih efektif dibandingkan penangananketika dampaknya telah meluas. Karena itu, berbagai langkah mitigasi terusdiperkuat agar sektor pertanian tetap mampu berproduksi meskipun menghadapikondisi cuaca yang tidak menentu.Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadikan ketahanan pangansebagai salah satu prioritas utama pemerintahannya. Menghadapi potensi fenomenaSuper El Nino yang diperkirakan dapat memengaruhi musim kemarau di Indonesia, Presiden memanggil jajaran terkait untuk memastikan kesiapan nasional, mulai darikecukupan cadangan pangan, penguatan infrastruktur pertanian, hingga langkah-langkah antisipatif bagi petani. Pemerintah menegaskan bahwa kesiapan tersebutmerupakan bagian dari strategi untuk memastikan masyarakat tetap memperolehakses pangan yang cukup meskipun menghadapi tantangan iklim ekstrem.Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini