Tiga Desa di Bogor Diterjang Banjir Bandang, 473 Keluarga Terdampak

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa ada 473 keluarga dari tiga desa di Kabupaten Bogor yang terdampak banjir bandang.

Tiga desa di kabupaten tersebut yang mengalami banjir bandang, yakni Desa Rengasjajar, Tegalega, dan Batujajar.

“Data dari BPBD sebanyak 473 keluarga terdiri dari 1.898 jiwa terdampak banjir bandang ini,” katanya saat meninjau lokasi banjir di Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, Bogor, Rabu 19 Mei 2021.

Menurutnya, meski tidak ada korban jiwa, 17 jiwa di antaranya mengungsi ke rumah kerabat yang rumahnya tak terdampak banjir bandang.

Ade Yasin menyebutkan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB pada Senin 17 Mei 2021 itu disebabkan meluapnya Kali Cidangder. Luapan anak Sungai Cidurian tersebut membuat tanggul pembatas kali jebol, sehingga air masuk ke pemukiman.

Air sungai yang merendam permukiman sekitar 1-1,1 meter itu kemudian berangsur surut hingga pukul 22.00 WIB.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Yani Hasan merinci bahwa ratusan korban banjir bandang tersebar di tiga desa, yaitu di Desa Rengasjajar 257 keluarga terdampak dengan enam rumah rusak sedang dan dua rumah rusak berat.

Kemudian di Desa Batujajar, 100 keluarga terdampak dimana 10 rumah rusak ringan dan dua rumah rusak sedang. “Sedangkan di Tegalega agak parah. Ada 116 KK terdampak, 111 rusak ringan dan empat rusak berat,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Beasiswa Otsus, Jembatan Emas Generasi Papua Menuju Masa Depan Gemilang

Oleh : Natael Pigai )* Beasiswa Otonomi Khusus menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangunmasa depan Papua yang lebih cerah dan berdaya saing. Di tengah tantangangeografis, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan akses pendidikan yang masihdirasakan di sejumlah wilayah, kehadiran beasiswa Otsus menjadi jembatan emas yang menghubungkan generasi muda Papua dengan kesempatan belajar yang lebih luas. Program ini tidak sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untukmencetak sumber daya manusia Papua yang unggul, percaya diri, dan mampuberkontribusi nyata bagi kemajuan daerahnya. Esensi utama dari Otsus di bidang pendidikan adalah afirmasi yang berpihak pada Orang Asli Papua agar memperoleh peluang setara dengan daerah lain. Melaluibeasiswa Otsus, banyak pelajar Papua mendapat akses ke perguruan tinggi berkualitasdi dalam dan luar negeri. Kesempatan tersebut memperluas wawasan, membentukkarakter kepemimpinan, serta menumbuhkan jejaring global yang kelak bermanfaatbagi pembangunan Papua. Pendidikan menjadi jalur strategis untuk memutus rantaikemiskinan struktural sekaligus membuka mobilitas sosial yang lebih luas. Kisah para penerima beasiswa Otsus memperlihatkan dampak konkret dari kebijakanini. Cecilia Novani Mehue merupakan salah satu contoh bagaimana program afirmasipendidikan mampu mengubah arah hidup generasi muda Papua. Dengan latarbelakang keluarga sederhana, ia menempuh pendidikan sarjana dan magister di Amerika Serikat selama bertahun-tahun melalui dukungan beasiswa Otsus....
- Advertisement -

Baca berita yang ini