Tetap Dijual dengan Harga Tinggi, Masyarakat Baturaja Kesulitan Beli Minyak Goreng

Baca Juga

MATA INDONESIA, BATURAJA – Masyarakat Baturaja, Sumatra Selatan kesulitan membeli minyak goreng kemasan termasuk di minimarket. Jika ada tetap dijual dengan harga tinggi yaitu Rp 24 ribu per liter.

Maka, pengawas pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Octa Liyandi, akan melakukan inspeksi mendadak.

“Khususnya di pasar ritel untuk mengatasi kelangkaan tersebut,” octa yang dikutip Rabu 16 Februari 2022.

Sidak itu akan dilakukan di seluruh pasar ritel modern hingga ritel sekelas Alfa dan Indomaret.

Saat ini sangat sulit mendapat minyak goreng dengan harga pemerintah yaitu Rp 14 ribu per liter.

Suplai pun saat ini sangat terbata yaitu hanya 24 kilogram per dua hari untuk pasar dan ritel.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini