Terjadi Tawuran Antar Kelompok di Kota Jogja, Warga Diharapkan Tenang

Baca Juga

Mata Indonesia, Yogyakarta-Aksi tawuran antar kelompok terjadi di Kota Jogja. Peristiwa pecah, awal mula di Jalan Kenari, Umbulharjo, Kota Jogja, Minggu 4 Juni 2023. Tawuran juga meluas hingga ke Jalan Kusumanegara.

Dikonfirmasi, Warga Umbulharjo di Jalan Kusumanegara, Bayu Waluyo (34) mengatakan pihaknya langsung melakukan pengamanan di gang-gang kompleks dengan cara menutup gang.

“Biar lebih aman jadi langsung ditutup gang yang masuk ke kompleks warga,” ujarnya dihubungi, Minggu.

Bayu menjelaskan penutupan gang itu juga untuk menghalau para massa masuk ke rumah-rumah warga. Pasalnya beberapa lokasi juga tak lepas dari amukan massa.

Penutupan gang kompleks juga berimbas terhadap masyarakat dan pengendara yang terjebak di dalam gang.

“Tadi banyak yang melintas ke dalam gang. Cuma kami minta untuk tidak ke jalan raya dulu karena masih ada tawruan di Jalan Kusumanegara,” ujar dia.

Terpisah, pemilik warmindo di Jalan Kenari, Tatang Surya Perdana (30) mengaku bahwa dirinya buru-buru menutup warung makannya mengetahui pergerakan massa mendekat ke lokasi jualannya.

“Tadi langsung ditutup, karena sudah ada banyak polisi juga,” terang dia.

Ia juga menceritakan kondisi tawuran di Jalan Kenari. Selain banyak lemparan batu, tembakan peringatan polisi juga terdengar.

“Iya (tembakan) peringatan dari polisi,” terang dia.

Disinggung adanya tembakan gas air mata di lokasi kejadian, Surya memastikan tidak ada. Hanya tembakan peringatan yang ia dengar.

“Malah lanjut ini ributnya ke (jalan) Tamansiswa,” tambah dia.

Disinggung kelompok massa apa yang bentrok hingga terjadi tawuran, Surya tak mengetahui pasti. Meski begitu, beberapa massa terlihat mengenakan seragam salah satu perguruan pencak silat.

Hingga kini kejadian di Jalan Kusumanegara dan Jalan Kenari sudah mereda. Beberapa pembatas jalan yang menutup gang sudah kembali dibuka. Tawuran kembali pecah di sekitara Jalan Tamansiswa, Kota Jogja.

Dihubungi terpisah, Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja. Ia menyebut polisi telah menurunkan personel untuk berjaga-jaga.

“Informasi pastinya belum dapat kami sampaikan. Tetapi yang jelas pihak kepolisian sudah melakukan pengamanan disejumlah titik rawan,” ujar Timbul, Minggu.

“Warga kami imbau tetap tenang, tetap waspada, kami kepolisian masih melakukan pengamanan di lokasi,” tambah Timbul.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Putusan MK Mengikat dan Final, Semua Pihak Harus Terima Lapang Dada

Mahkamah Konstitusi (MK) telah menyelesaikan sidang sengketa hasil pemilihan presiden dan wakil presiden 2024. Keputusan yang diambil oleh Mahkamah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini