Terbaru! 6 Foto Veronika Koman, ‘Provokator’ Papua yang Jadi Buronan Polisi Sedunia

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Kepolisian Daerah Jawa Timur telah mengeluarkan surat permintaan red notice kepada Interpol untuk tersangka provokasi dan penyebaran informasi palsu kerusuhan di asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Veronica Koman.

Kini, nama advokat spesialisasi kasus HAM tersebut resmi masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Bahkan Hubinter Polri dan Interpol sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan KBRI Australia.

Artinya, polisi seantero dunia kini sedang kejar-kejaran dengan Veronika. “Kemarin kami melakukan gelar perkara di Bareskrim bersama Hubinter bahwa kami sudah mengeluarkan DPO yang nanti akan kami tunjukkan,” kata Luki di Surabaya.

Veronika diketahui tengah kuliah S2 di Negeri Kanguru tersebut. Sebelum dinyatakan DPO, penyidik sudah melakukan dua kali pemanggilan namun mangkir.

Berikut penampakan Veronika Koman yang jadi buronan polisi sedunia:

Veronika Koman
Veronika Koman
Veronika Koman
Veronika Koman
Veronika Koman
Veronika Koman
Veronika Koman
Veronika Koman
Veronika Koman
Veronika Koman
Veronika Koman
Veronika Koman
Berita Terbaru

Trauma Healing Jadi Pilar Penting Pemulihan Pascabencana Sumatra

Oleh: Bara Winatha*) Bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dan Aceh menjadi momentum penguatan kepedulian nasional terhadap perlindungan dan pemulihan anak-anak. Dalam setiap situasi darurat, anak-anak mendapatkan perhatian khusus sebagai generasi penerusbangsa yang harus terus tumbuh dengan semangat, rasa aman, dan optimisme. Upaya pemulihan kesehatan mental melalui program trauma healing hadir sebagai langkah strategisuntuk membantu anak-anak kembali beraktivitas, belajar, dan bersosialisasi secara positif. Pendekatan ini memastikan mereka tetap berkembang secara psikologis dengan dukunganyang tepat dan berkelanjutan. Komitmen tersebut semakin nyata melalui sinergi kuat antaralembaga negara, pemerintah daerah, dan organisasi kemanusiaan yang secara aktifmenghadirkan layanan psikososial berkualitas di wilayah terdampak bencana di Sumatra, sebagai wujud kehadiran negara dalam menjaga masa depan anak-anak Indonesia. Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak...
- Advertisement -

Baca berita yang ini