Tegas, Mahfud Pastikan Pancasila Tetap Lima Sila

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menko Polhukam Mahfud MD secara tegas mengatakan, Pancasila akan tetap berisi lima sila, tak berubah seperti yang dikhawatirkan banyak orang dalam polemik seputar RUU HIP.

Hal ini disampaikan Mahfud saat menyerahkan surat presiden terkait RUU BPIP yang telah diserahkan kepada DPR RI di Jakarta, Kamis 16 Juli 2020.

“Kami tekankan soal Pancasila yang disepakati secara resmi itu kami cantumkan di dalam Bab 1, Pasal 1, butir 1 bahwa Pancasila itu adalah Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, serta Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Mahfud.

Ia mengatakan, Pancasila dikembalikan seperti pidato Presiden Sukarno pada 18 Agustus 1945.

Mahfud juga menekankan bahwa salah satu pijakan penting yang diatur dalam Surpres RUU BPIP itu, yaitu RUU BPIP harus mengacu kepada Tap MPRS Nomor 25 Tahun 1966.

“Itu ada dalam RUU ini di menimbang butir 2 setelah Undang-Undang Dasar 1945. Menimbang butir 2 itu Tap MPRS Nomor 25 Tahun 1966,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, DPR dan pemerintah sepakat akan membuka seluasnya akses masyarakat terhadap RUU BPIP. Itu dilakukan agar masyarakat dapat berpartisipasi membahas dan mengkritik RUU BPIP itu.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hujan Deras masih jadi Ancaman di DIY, BPBD Perpanjang Masa Siaga Darurat Bencana

Mata Indonesia, Yogyakarta - BPBD DIY telah memutuskan untuk memperpanjang masa siaga darurat bencana dari tanggal 1 Maret - 31 April 2024. Sebelumnya, masa siaga darurat bencana berlangsung dari tanggal 20 Desember 2023 hingga 29 Februari 2024.
- Advertisement -

Baca berita yang ini