Susi Pudjiastuti Jadi Menteri Paling Populer di Twitter, Menurut Riset

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Benar-benar hebat. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti disebut sebagai menteri terpopuler di media sosial Twitter, berdasarkan survei dari Indonesia Indicator.

Menurut Direktur Komunikasi Indonesia Indicator Rustika Herlambang, survei dilakukan berdasarkan pemantauan porcakapan netizen tentang kabinet Presiden Joko Widodo saat ini.

Indonesia Indicator melakukan pemantauan terhadap semua aktivitas netizen yang berkenaan dengan perbincangan mengenai para menteri, sejak 1 Januari 2019 hingga 25 Juli 2019 dengan total percakapan mencapai 2.989.714.

Hasilnya, Menteri Susi menempati urutan pertama dengan jumlah percakapan 653.052. Sedangkan posisi kedua diikuti Menko Polhukam Wiranto dengan 405.747 percakapan.

Di tempat ketiga ada Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dengan 366.618 percakapan.

“Perhatian netizen pada Wiranto dan Luhut lebih banyak dipicu dari isu seputar bidang politik, hukum, keamanan dan pertahanan,” kata Rustika.

Menurutnya, kontestasi Pilpres 2019 kerap dikaitkan dengan nama Luhut dan Wiranto. Adapun jumlah akun yang merespons Wiranto sejumlah 47.247 akun, sementara Luhut 47.371 akun.

Dua nama ini direspons dengan berbagai emosi, seperti dukungan, harapan, namun juga kekecewaan atau kemarahan. Hal ini dikaitkan dengan situasi kontestasi pilpres, dua jenderal ini dianggap bertanggung jawab atas situasi keamanan.

Selanjutnya, posisi keempat adalah Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo dengan 274.084 cuitan dari 15.777 akun. Posisi kelima ditempati Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dengan 214.226 percakapan dari 43,187 akun. Menteri Keuangan Sri Mulyani menempati posisi keenam dengan 159.115 cicitan dari 44.607 akun.

Posisi ketujuh diduduki Mendagri Tjahjo Kumolo dengan 152.460 cicitan dari (30.880 akun). Posisi kedelapan hingga sepuluh ditempati Menkominfo Rudiantara dengan 124.623 cicitan dari (28.815 akun), Sekretaris Kabinet Pramono Anung 84.287 cicitan dari (22.747 akun), dan Menhub Budi Karya Sumadi 73.753 cicitan dari (14.712 akun manusia).

 

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini