Sudah Pulang Kampung, Usma Dijemput untuk Terima Bantuan Presiden Jokowi di Istana Merdeka

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Seorang pedagang rokok yang barang dagangannya dijarah perusuh, , Usma (64) , dijemput di kampung halamannya Kuningan dan langsung dibawa ke Istana Merdeka Jakarta untuk menerima bantuan dari Presiden Jokowi. Dia diminta berjualan lagi.

“Saya kan udah mudik, hari ini diantar polisi ke sini (Istana Presiden),” kata Usma, Senin 27 Mei 2019.

Setelah barang dagangnya habis dijarah perusuh, Usma memang memutuskan pulang kampung setelah 22 Mei 2019.

Usma sebenarnya diminta menghadap presiden berbarengan dengan Abdul Rajab (62) dan Ismail (68) Jum’at 25 Mei 2019. Keduanya juga mengalami nasib yang sama dengan Usma, barang dagangan mereka habis dijarah perusuh. Namun, saat itu Usma sudah berada di kampung halamannya.

Dia menyebutkan Presiden Jokowi memberinya baju sebagai ganti pakaiannya ikut dijarah serta uang tambahan belanja. Dia menilai pemberian itu cukup untuk memulai lagi berjualan.

Usma menyatakan setelah lebaran akan memulai lagi berjualan seperti anjuran Presiden Jokowi. “Suruh jualan lagi aja, kerja keras lagi,” kata dialaminya Usma.

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini