Sinergitas Lintas Kementerian Membuat Pembangunan di Papua Berjalan Optimal

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sinergitas lintas kementerian serta pelibatan masyarakat asli bisa menjadi solusi supaya pembangunan Papua bisa berjalan optimal. Diretur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik mengatakan apabila tidak ada kerja sama yang baik dalam membangun Papua, maka pembangunan tidak akan berjalan dengan baik.

“Makanya membangun Papua harus sinergi, tidak bisa Kementerian Lingkungan Hidup berjalan sendiri, itu tidak bisa, tidak bisa Kementerian Kehutanan berjalan sendiri, semua harus sama-sama,” kata Akmal Malik dalam Simposium Nasional bertajuk ‘Dialog Papua: Refleksi, Visi dan Aksi’ di Kanal Youtube HUMAS SIL dan SKSG UI, Rabu 26 Mei 2021.

Ia juga mengatakan bahwa perwujudan pembangunan yang mensejahterakan masyarakat sudah tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

“Makanya Inpres Nomor 9 Tahun 2020 itu adalah hasil yang bagus,” kata Akmal Malik.

Adapun penerbitan Inpres Nomor 9 Tahun 2020 ini juga sudah menuai reaksi positif dari masyarakat Papua. Salah satunya akademisi dari Universitas Cendrawasih Yane Ansanay menyatakan bahwa Inpres tersebut sudah baik namun masih memerlukan kajian yang lebih mendalam agar sektor pendidikan bisa tersentuh.

Ia juga berharap supaya Inpres ini bisa mendorong pembukaan program studi yang erat kaitannya dengan perikanan dan pertanian.

“Hasil hutan di Papua ini harus melalui kajian akademis. Mungkin perlu pendampingan dengan Perpres yang lebih spesifik,” kata Yane.

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini