Shin Tae-yong Fokus Perbaiki Fisik Timnas Indonesia U-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pelatih Shin Tae-yong fokus membenahi fisik para pemain timnas Indonesia U-19. Sejak tampil di Toulon Cup, stamina para pemain mengalami penurunan.

Timnas U-19 menjalani pemusatan latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, untuk persiapan tampil di Pialaa AFF U-19. Untuk pertama kalinya, skuat Garuda Nusantara menjalani laga uji coba melawan Persija.

Pertandingan dilakukan dengan format 3×30 menit dengan hasil akhir 0-0. Shin Tae-yong tetap memuji para pemain yang sudah menunjukkan semangat dan kemauan tinggi pada pertandingan.

“Ini merupakan uji coba yang pertama kali sejak pemusatan latihan dimulai. Memang sampai kemarin latihannya dengan intensitas tinggi,” kata Shin Tae-yong.

“Jadi, pastinya kondisi para pemain lelah. Akan tetapi, pemain sangat kerja keras dan kelihatan sangat baik karena memiliki kemauan tinggi,” ujarnya.

Menurut Shin Tae-yong, fisik para pemain belum sesuai dengan harapan setelah tampil di Toulon Cup 2022.

“Setelah dari Toulon Cup memang istirahatnya lama. Jadi, kondisi fisik para pemain menurun. Pekan depan akan mulai pemulihan kondisi sehingga menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Timnas U-19 akan melakoni uji coba lagi pada Senin 27 Juni 2022 menghadapi Bhayangkara FC.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini