Semua Atlet yang Berlaga di PON Papua Wajib Divaksin Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAYAPURA – Mengingat wabah corona (covid-19) di Indonesia masih tinggi, maka semua atlet yang ikut dalam gelaran PON Papua wajib divaksin covid-19. Hal ini juga berlaku bagi pelatih serta tim ofisialnya.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Papua Robby Kayame. Ia mengatakan, persyaratan ini sudah disampaikan kepada PB PON Papua.

“Semua yang terlibat, baik atlet, pelatih maupun ofisial sudah divaksin dengan menunjukkan sertifikat,” katanya di Jayapura, Kamis 17 Juni 2021.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini para atlet PON Papua, saat ini mulai mendapatkan suntikan vaksin secara bertahap. Dia berharap, rangkaian vaksinasi ini sudah selesai jelang pelaksanaan PON nanti.

“Meski sudah menerima vaksin, tapi kami imbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Menurut Robby, vaksinasi penting untuk daya tahan tubuh, khususnya para atlet dan timnya. Sebab virus corona masih mewabah di berbagai daerah Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Trauma Healing Jadi Pilar Penting Pemulihan Pascabencana Sumatra

Oleh: Bara Winatha*) Bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dan Aceh menjadi momentum penguatan kepedulian nasional terhadap perlindungan dan pemulihan anak-anak. Dalam setiap situasi darurat, anak-anak mendapatkan perhatian khusus sebagai generasi penerusbangsa yang harus terus tumbuh dengan semangat, rasa aman, dan optimisme. Upaya pemulihan kesehatan mental melalui program trauma healing hadir sebagai langkah strategisuntuk membantu anak-anak kembali beraktivitas, belajar, dan bersosialisasi secara positif. Pendekatan ini memastikan mereka tetap berkembang secara psikologis dengan dukunganyang tepat dan berkelanjutan. Komitmen tersebut semakin nyata melalui sinergi kuat antaralembaga negara, pemerintah daerah, dan organisasi kemanusiaan yang secara aktifmenghadirkan layanan psikososial berkualitas di wilayah terdampak bencana di Sumatra, sebagai wujud kehadiran negara dalam menjaga masa depan anak-anak Indonesia. Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak...
- Advertisement -

Baca berita yang ini