Seluruh Masyarakat Papua Diminta Ikut Meriahkan PON XX 2021

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua meminta segenap elemen masyarakat setempat untuk ikut serta memeriahkan PON XX 2021. Hal ini diungkapkan oleh Sekda Papua Dance Yulian Flassy.

Ia mengatakan, event akbar ini tentu akan sulit terwujud tanpa ada partisipasi masyarakat. “Saya mengimbau seluruh elemen masyarakat di Papua agar dapat mendukung penuh pelaksanaan PON, lewat sumbangsih dalam bentuk apa pun,” katanya di Jayapura, Selasa 22 Juni 2021.

Dance Yulian juga meminta agar 4 daerah klaster ikut menyemarakan PON XX di Bumi Cenderawasih tersebut. Ia pun mengajak berbagai instansi dan masyarakat ikut memasang umbul-umbul untuk menggaungkan event tersebut.

“Sehingga setiap orang yang datang ke Papua akan benar-benar merasakan semarak pelaksanaan PON yang sebentar lagi akan dilaksanakan,” ujarnya.

Menurutnya, rencana ini akan dikoordinasikan dengan PB PON, TNI-Polri dan lembaga terkait untuk rencana gema PON Papua ini.

“Rencana gema PON XX di empat klaster jelang 100 hari akan dikoordinasikan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini