Seluruh Masyarakat Papua Diminta Ikut Meriahkan PON XX 2021

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua meminta segenap elemen masyarakat setempat untuk ikut serta memeriahkan PON XX 2021. Hal ini diungkapkan oleh Sekda Papua Dance Yulian Flassy.

Ia mengatakan, event akbar ini tentu akan sulit terwujud tanpa ada partisipasi masyarakat. “Saya mengimbau seluruh elemen masyarakat di Papua agar dapat mendukung penuh pelaksanaan PON, lewat sumbangsih dalam bentuk apa pun,” katanya di Jayapura, Selasa 22 Juni 2021.

Dance Yulian juga meminta agar 4 daerah klaster ikut menyemarakan PON XX di Bumi Cenderawasih tersebut. Ia pun mengajak berbagai instansi dan masyarakat ikut memasang umbul-umbul untuk menggaungkan event tersebut.

“Sehingga setiap orang yang datang ke Papua akan benar-benar merasakan semarak pelaksanaan PON yang sebentar lagi akan dilaksanakan,” ujarnya.

Menurutnya, rencana ini akan dikoordinasikan dengan PB PON, TNI-Polri dan lembaga terkait untuk rencana gema PON Papua ini.

“Rencana gema PON XX di empat klaster jelang 100 hari akan dikoordinasikan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini