Selain Communter Line, Operasional Transjakarta Juga Terganggu Aksi Anarkis Pendukung Prabowo-Sandiaga

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Akibat aksi massa pendukung Prabowo-Sandiaga, sejumlah rute bus Transjakarta disesuaikan operasionalnya. Terutama bus-bus yang melayani rute ke Tanah Abang.

Misalnya Tanah Abang-Batusari, Tanah Abang – Blok M dan Tanah Abang Kebayoran Lama. Mereka tidak akan melayani hingga tujuan akhir.

Selain itu beberapa rute lainnya, mengalami penyesuaian. Rute tersebut adalah koridor 1 (Blok M – Kota), rute Grogol – TU GAS, Bundaran Senayan – TU GAS, Kampung Melayu – Grogol dan Ragunan – Monas.

“Layanan bus wisata dan bus gratis sementara berhenti beroperasi,” kata Direktur Utama Transjakarta Agung Wicaksono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 22 Mei 2019.

Masyarakat diminta untuk mengantisipasi perjalanan dengan mendapatkan informasi. Dia mengungkapkan petugas Transjakarta di media sosial secara aktif akan menginformasikannya.

Agung mengatakan penyesuaian layanan ini bersifat situasional. Bila pihak berwenang menyatakan situasi kondusif maka rute akan kembali sesuai jadwal.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini