Sedih, Pengakuan Keponakan David Beckham yang Hidup Susah

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – David Beckham dikenal sebagai legenda sepak bola dunia yang bergelimang harta. Tapi, ada salah satu keponakannya yang mengaku hidup susah.

Beckham dan keluarganya terbiasa hidup mewah dan bergelimang harta. Berbanding terbalik dengan remaja bernama Freddie Every. Dia tinggal bersama ayahnya di sebuah flat satu kamar.

Freddie mengaku, hubungannya dengan sang paman baik-baik saja. Bahkan, dia sering bermain dengan putra Beckham, Brooklyn dan Romeo. Tapi, hubungan mereka retak setelah ibu Freddie, Lynne, cerai. Lynne adalah kakak dari Beckham.

Setelah cerai, Lynne tinggal dengan salah satu anaknya. Beckham membelikan rumah mewah untuk Lynne dan keponakannya tersebut. Sementara Freddie ikut ayahnya dan kini tinggal di sebuah flat satu kamar.

Saat ini Freddie mengikuti kursus pemasangan batu bata saat tinggal bersama ayahnya di Dagenham, London Timur. Meskipun tumbuh bersama Brooklyn, kehidupan Freddie kini bak langit dan bumi. Freddie hanya punya tabungan 1,36 Poundsterling atau tak sampai 50 ribu Rupiah. Di sisi lain, Brooklyn baru saja menikahi kekasihnya, Nicole Peltz di sebuah acara mewah.

Freddie pernah bekerja di sebuah warung mie dengan penghasilan 200 Poundsterling per bulan atau sekitar 3,6 juta Rupiah. Sedangkan beberapa waktu lalu Brooklyn mengantongi 100 ribu Poundsterling usai sesi pemotreatan untuk salah satu perusahaan telepon.

Freddie mengaku berusaha untuk menghubungi Beckham agar bisa berkumpul lagi seperti dulu.

“Saya hanya ingin pergi makan dan berbicara. Saya tidak meminta lebih dari itu. Mereka masih keluarga saya dan saya ingin melihat mereka lagi,” katanya, dikutip dari The Sun, Jumat 20 Mei 2022.

“Saya memiliki begitu banyak kenangan indah bermain di rumah mereka, melakukan perburuan telur Paskah dan bermain sepeda quad. Lalu tiba-tiba semuanya berhenti, saya hanya melihat mereka menjalani kehidupan di Instagram atau televisi,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini