Sebelum Disuntik Mati, Perempuan Ini Ingin Pesta Bir dengan Putranya

Baca Juga

MATA INDONESIA, BOGOTA – Setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk menikmati kehidupan. Pun dengan seorang perempuan di Kolombia yang akan menyudahi hidupnya.

Perempuan bernama Martha Sepúlveda Campo memiliki caranya tersendiri sebelum mengakhiri hidupnya dengan euthanasia atau disuntik mati. Bersama sang putra, Sepúlveda berkelakar bahwa ia akan merayakan hari terakhir hidupnya dengan minum bir.

Sepúlveda yang berusia 51 tahun itu tersenyum ke arah kamera televisi sambil bercanda dengan putranya. Permintaan euthanasianya dikabulkan oleh pejabat berwenang untuk mengakhiri penyakit amyotrophic lateral sclerosis atau ALS yang dideritanya.

“Dari tingkat spiritual, saya benar-benar tenang,” kata Sepúlveda, yang mendefinisikan dirinya sebagai “seorang Katolik yang sangat setia”, dalam sebuah wawancara dengan jaringan televisi Kolombia, Snail News, melansir World Today News.

Sepúlveda akan menjadi pasien pertama dengan penyakit non-terminal yang menerima euthanasia di Kolombia, negara yang dianggap sebagai pelopor dalam hak atas kematian yang bermartabat, baik di Amerika Latin maupun secara global.

“Tuhan tidak ingin melihat saya menderita, dan saya percaya bahwa tidak seorang pun, tidak ada orang tua yang ingin melihat anak-anaknya menderita,” kata Sepúlveda, yang menderita penyakit degeneratif sejak 2019.

Seiring berjalannya waktu, gejala yang dialami Sepúlveda kian memburuk, sampai dia tidak bisa lagi berjalan tanpa bantuan. Diagnosisnya adalah amyotrophic lateral sclerosis atau ALS, penyakit pada sistem saraf yang memengaruhi mobilitas tubuh.

“Dalam keadaan yang saya miliki, hal terbaik yang bisa terjadi pada saya adalah beristirahat,” tuntasnya.

Kolombia adalah negara pertama di Amerika Latin yang mendekriminalisasi euthanasia, tepatnya mulai 1997. Kolombia juga merupakan salah satu dari sedikit negara di dunia di mana prosedurnya legal. Tapi sampai tahun ini, itu hanya diperbolehkan dalam kasus penyakit terminal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Presiden Gunakan Reshuffle untuk Maksimalkan Capaian Program Strategis

Oleh: Windi Paramitha )*Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memastikan percepatan pelaksanaan program prioritas nasional. Presiden menempatkan reshuffle sebagai instrumen penting untuk menjaga efektivitas pemerintahan di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.Pelantikan pejabat baru yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada 27 April 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukanpenyesuaian struktural. Pemerintah memandang penyegaran kabinetsebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja lembaganegara.Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Presiden menegaskanpentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Presidenmenekankan kesetiaan terhadap konstitusi serta tanggung jawab penuhdalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada negara.Struktur kabinet yang diperbarui menghadirkan sejumlah perubahansignifikan pada posisi strategis. Kepala Staf Kepresidenan sebelumnya, Muhammad Qodari, dipercaya mengemban tugas baru sebagai KepalaBadan Komunikasi Pemerintah. Perubahan ini diarahkan untukmemperkuat koordinasi komunikasi publik.Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor StafKepresidenan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalianprogram prioritas. Pemerintah menilai pengalaman dan kapasitas Dudung mampu mendukung efektivitas koordinasi lintas sektor.Sektor lingkungan hidup juga mengalami penyesuaian kepemimpinan. Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Jumhur Hidayat, diberikan amanahuntuk memperkuat kebijakan pengelolaan lingkungan secarakomprehensif. Pemerintah melihat latar belakangnya sebagai modal dalam memperluas pendekatan kebijakan.Peran Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq, tidakdihentikan melainkan dialihkan. Pemerintah menugaskan Hanif sebagaiWakil Menteri Koordinator Bidang Pangan guna mendukung penguatansektor strategis lainnya.Pengangkatan Abdul...
- Advertisement -

Baca berita yang ini