Keren! Aktor Yayan Ruhian Jadi Pemeran Utama di Film Hollywood ‘Boys Kill World’

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Akting Yayan Ruhian di industri perfilman Indonesia tidak perlu diragikan lagi, bahkan sudah diakui dunia. Pernah main bareng dengan aktor Hollywood Keanu Reeves di film John Wiick, dirinya kini didaulat kembali bermain film produksi Hollywood.

Tak tanggung-tanggung, Yayan tidak hanya menjadi pemain pendukung melainkan menjadi pemeran utama dari film Boys Kill World bersama dengan Bill Skarsgård dan Samara Weaving.

Menurut laporan dari Collider, proyek ini akan diproduseri oleh Sam Raimi dengan digambarkan sebagai film aksi yang dibuat dalam realitas mimpi dunia dystopian. Kini film tersebut tengah bersiap untuk melakukan proses syuting di Afrika Selatan.

Dirinya berperan sebagai mentor Boy yang diperankan oleh Bill Skarsgård. Boy digambarkan sebagai pemuda yang tuli dan bisu dengan imajinasi luas untuk menaklukan dunia. Hal ini lantaran dirinya ingin membalaskan dendam lantaran melihat keluarganya yang dibunuh secara mengenaskan.

Bukan tanpa sebab, Yayan Ruhian mencuri perhatian dunia ketika muncul dalam film The Raid. Yayan juga sempat tampil sebagai cameo di film Star Wars: The Force Awakens dan bertarung dengan Keanu Reeves di John Wick: Chapter 3 Parabellum.

Boy Kills World sendiri bersetting dalam dunia dystopian yang berbeda, menggabungkan tema dunia nyata dengan tampilan bergaya yang segar, keren dan orisinal. Film ini akan menggabungkan adegan aksi inovatif yang liar, humor, dan juga hal lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

PP Tunas Buka Era Baru Perlindungan Anak Digital

Oleh: Damar Alamsyah )*Pemerintah resmi memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalamPelindungan Anak atau PP Tunas sebagai tonggak penting dalammemperkuat perlindungan anak di ruang digital. Kebijakan PP Tunas menandai perubahan pendekatan negara yang semakin adaptif terhadap tantangan perkembangan teknologi, sekaligusmenegaskan komitmen dalam menjaga generasi muda dari berbagairisiko di dunia maya.Regulasi PP Tunas hadir sebagai jawaban atas meningkatnya intensitaspenggunaan platform digital oleh anak dan remaja. Pemerintahmemandang ruang digital tidak lagi sekadar sarana hiburan, melainkantelah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang memerlukanpengaturan serius. Kebijakan negara melalui PP Tunas dirancang untukmemastikan ekosistem digital berjalan secara sehat, aman, dan bertanggung jawab.Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Kawiyan, menilai bahwakeberhasilan implementasi PP Tunas sangat ditentukan oleh kepatuhanplatform digital. Pandangan Kawiyan menegaskan bahwa seluruhketentuan dalam regulasi tersebut harus dijalankan secara konsisten oleh penyelenggara sistem elektronik agar perlindungan anak dapat terwujudsecara optimal.Kepatuhan platform digital mencakup berbagai aspek penting dalampengelolaan layanan. Kewajiban dalam PP Tunas meliputi klasifikasi usiapengguna, penentuan tingkat risiko layanan, serta pembatasan aksesberdasarkan usia sebagai instrumen perlindungan utama. Tanggungjawab platform...
- Advertisement -

Baca berita yang ini