Sebanyak 35 Polres Lakukan Penyekatan 170 Titik se-Jawa Tengah

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEMARANG – Bukan hanya Jakarta yang disekat, Jawa Tengah juga melakukannya selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Jumlahnya juga lumayan banyak, 170 titik.

Menurut Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melalui Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy titik penyekatan yang tersebar di 35 polres se-Jawa Tengah itu memiliki waktu penyekatan yang berbeda.

Misalnya di Polrestabes Semarang terdapat 12 titik lokasi yang di Jalan Ngesrep Timur Patung Diponegoro berlaku selama 24 jam.

Namun di ujung Jalan Ahmad Yani atau ujung RRI penyekatan berlaku selama periode 19.30 – 06.00 WIB.

“Titik penyekatan ini untuk mengurangi mobilitas masyarakat selama penerapan PPKM Darurat 3-20 Juli 2021 dan salah satu upaya menekan penyebaran Covid19 di Jawa Tengah,” kata Kabid Humas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Senin 5 Juli 2021.

Selain 170 titik lokasi lokasi pembatasan mobilitas kegiatan masyarakat, Polda Jateng juga menyiagakan 42 pos check point.

Berikut daftar 170 titik penyekatan di Jawa Tengah
– Polrestabes Semarang ada 12 titik
– Polres Semarang (6 titik)
– Polres Salatiga (3 titik)
– Polres Demak (8 titik)
– Polres Kendal (6 titik)
– Polres Brebes (1 titik)
– Polres Tegal (5 titik)
– Polres Tegal Kota (3 titik)
– Polres Pekalongan (10 titik)
– Polres Pekalongan Kota (3 titik)
– Polres Pemalang (6 titik)
– Polres Batang (4 titik).
– Polres Pati terdapat 8 titik
– Polres Jepara (10 titik)
– Polres Kudus (4 titik)
– Polres Rembang (9 titik)
– Polres Rembang (9 titik)
– Polres Blora (3 titik)
– Polres Grobogan (3 titik)
– Polres Boyolali (3 titik)
– Polresta Surakarta (2 titik)
– Polres Karanganyar (3 titik)
– Polres Klaten (2 titik)
– Polres Sragen (2 titik)
– Polres Sukoharjo (3 titik)
– Polres Wonogiri (3 titik)
– Polres Wonosobo (4 titik)
– Polres Temanggung (13 titik)
– Polres Magelang (7 titik)
– Polres Magelang Kota (2 titik)
– Polres Purworejo (2 titik)
– Polres Kebumen (6 titik)
– Polresta Banyumas (4 titik)
– Polres Cilacap (1 titik)
– Polres Purbalingga (1 titik)
– Polres Banjarnegara (4 titik).

Adapun 42 pos check point yang disiagakan berada di:

– Simpanglima (Polrestabes Semarang)
– Rest Arema KM 429 (Polres Semarang)
– Exit Tol Tingkir (Polres Salatiga)
– Jalan Demak – Kudus Demak Kota KM 30 (Polres Demak)
– Pos Pantes (Polres Kendal)
– Polres Brebes ada tiga lokasi check point yakni di Terminal Kecipir, Rest Area 260 B dan Rest Area 252 A.
– Adapun Polres Tegal berada di Exit Tol Adiwerna
– Terminal Tegal (Polres Tegal Kota)
– Pospol Sipait Siwalan (Polres Pekalongan)
– Pos EXIT Tol Sentono (Polres Pekalongan Kota)
– Polres Pemalang menyiapkan di Exit Tol Gandulan,
– Gedung PSC 119 Batang (Polres Batang)
– Jalan Pati – Kudus KM 7 depan PT Dua Kelinci (Polres Pati)
– Pos Gotri Jepara-Kudus KM 21 (Polres Jepara)
– Lingkar Selatan KM 1 (Polres Kudus).
– Polres Rembang menyiagakan empat titik check point yakni d Jalan Pemuda, Jalan Kartini, Jalan Pangeran Diponegoro, dan Jalan P Sudirman.
– Polres Blora di Perempatan Biandono
– Polres Groboran ada tiga lokasi masing-masing Jatipohon Grobogan-Pati, Godong Grobogan-Demak, dan Klambu Grobogan-Kudus.
– Boyolali depan Rest Area B Banyudono (Polres Boyolali), Pos Faroka (Polresta Surakarta), Cemara Kandang (Polres Karanganyar), Pos Mitra 03 Karang Delanggu dan Pos Mitra 11 SP3 TWS Prambanan (Polres Klaten), Pos Exit Tol Pungkruk (Polres Sragen), Terminal Lama Kartasura (Polres Sukoharjo), serta Pos PPKM Mikro Jalan Jenderal Sudirman KM 1 Wonogiri (Polres Wonogiri).

Sementara itu lokasi lainnya di Pos Tangguh PPKM Mikro Pasar Kretek (Polres Wonosobo), Depan Pos Patwal Kaliampo (Polres Temanggung), Salam perbatasan Salam –DIY (Polres Magelang), Pos Trio (Polres Magelang Kota), Bojong Rejo Banyu Urip (Polres Purworejo), Pos Lalu Lintas Gombong (Polres Kebumen), Simpang Pasarwage dan Pos Lantas Ajibarang (Polres Banyumas), dan Pos Lantas Sampang (Polres Cilacap).

Pos Lantas Jombo (Polres Banjarnegara) dan terakhir di Pos Pol Alfamidi S Parman Banjarnegara (Polres Banjarnegara).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini