SEA Games 2021: Tim Bulutangkis Beregu Putra Siap Hadapi Kamboja di Perempatfinal

Baca Juga

MATA INDONESIA, HANOI – Tim beregu putra Indonesia akan memulai perjuangan di SEA Games Vietnam 2021 pada Senin 16 Mei 2021 melawan Kamboja di perempatfinal. Seluruh anggota tim dipastikan dalam kondisi prima.

Hal ini disampaikan Aryono Miranat dan Harry Hartono, pelatih tim putra di sela tes lapangan di Bac Giang Gymnasium hari kedua, Minggu 15 Mei.

“Hari ini tes lapangan kedua, mengecek lagi kondisi lampu, angin dan lain-lain. Semuanya sudah ok. Anak-anak ganda pun dalam kondisi prima dan siap diturunkan,” ujar Aryono.

“Begitu juga dengan tim tunggal putra, semua pemain fit dan tidak sabar untuk bertanding. Nanti saya akan diskusi lagi dengan mereka untuk menentukan line up. Yang pasti yang diturunkan adalah tim terbaik,” sambung Harry.

Kabid Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky berpesan untuk tidak memandang remeh lawan dan bermain fokus. Walau di atas kertas, Kamboja levelnya masih ada di bawah Indonesia.

“Saya berpesan untuk tidak meremehkan lawan, tetap fokus dan semangat dalam bertanding. Di atas kertas Kamboja memang di bawah kita tapi harus tetap mengeluarkan seluruh kemampuan, Jangan hanya jadikan pertandingan nanti untuk pemanasan,” pesan Rionny.

Laga perempatfinal beregu putra SEA Games Vietnam 2021 antara Indonesia vs Kamboja akan dihelat hari Senin 16 Mei 2022 pukul 15.00 WIB.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini