Scamacca Batal ke Inter dan Gabung Atalanta

Baca Juga

Mata Indonesia – Gianluca Scamacca secara mengejutkan telah membuat keputusan untuk bergabung dengan Atalanta dari West Ham United.

Hal ini diklaim oleh pakar bursa transfer Sky Sport Italia, Gianluca Di Marzio, bahwa Atalanta menawarkan gaji yang lebih tinggi kepada Scamacca daripada yang disodorkan Inter Milan, yakni mencapai €3,2 juta net per musim.

Inter sebelumnya dikabarkan sudah sangat dekat dengan kesepakatan, meskipun mereka tidak akan menawarkan lebih dari €24 juta ditambah €4 juta sebagai bonus.

Namun Atalanta kemudian menikung dengan proposal mereka yang memenuhi harga yang diminta West Ham sebesar €25 juta plus tambahan €5 juta.

Dia diperkirakan akan terbang  ke Bergamo pada akhir pekan ini untuk menjalani tes medis dengan La Dea.

Atalanta pada pekan depan juga akan merampungkan transfer Charles De Ketelaere dari Milan dengan status pinjaman berbayar €3 juta disertai opsi tebus €23 juta.

Dengan demikian menurut Sportitalia, Inter kini beralih fokus ke penyerang tengah Arsenal, Folarin Balogun, dengan menawarkan proposal senilai €35 juta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Anggaran Pendidikan Naik, Bukan Turun: Meluruskan Isu MBG dan APBN 2026

Oleh : Dr. Ahmad Budidarma, S.Kom, MM Penelaah Teknis Kebijakan Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemdikdasmen Belakangan ini, ruang publik diramaikan oleh narasi bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah “menggerus” anggaran pendidikan. Isu tersebut menyebar luas di media sosialdan sebagian ruang diskusi publik, memunculkan kekhawatiran bahwa komitmen negara terhadap sektor pendidikan tengah mengalami penurunan. Kekhawatiran ini tentu dapatdipahami. Pendidikan adalah fondasi masa depan bangsa; setiap perubahan alokasi anggaranselalu sensitif dan mudah memicu respons emosional. Namun, bila kita merujuk pada dokumen resmi pemerintah dalam Rancangan APBN 2026 serta penjelasan yang disampaikan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, fakta yang muncul justru sebaliknya: anggaran pendidikan tahun 2026 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah tetap menjaga amanat konstitusi untuk mengalokasikan sekurang-kurangnya 20 persen dari total belanja negara untuk fungsi pendidikan. Artinya, secara normatif dan fiskal, komitmen tersebut tetap terpelihara. Kenaikan ini juga tercermin pada pagu anggaran Kementerian Pendidikan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini