Sarri Bakal Dipecat Chelsea

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Kursi Maurizio Sarri sebagai pelatih Chelsea kini sedang terancam. Ia kini berada dibayangi isu pemecatan setelah tim asuhannya dikalahkan Liverpool di ajang Liga Inggris pada laga Minggu pekan ini.

Sarri pun dikabarkan bakal digantikan oleh manajer Watford Javi Gracia yang dipandang mendulang sukses saat membesut skuad berjuluk the Hornets itu. Prestasi Javi Gracia demikian memikat kubu Stamford Bridge, lantas berpotensi menggantikan Sarri sebagai manajer Chelsea.

Setelah menelan kekalahan dari Liverpool dalam pertandingan yang diadakan di Stadion Anfield, Sarri dipandang tidak mampu membawa Chelsea ke posisi empat besar Liga Inggris.

Gagal meraih posisi empat besar Liga Inggris, berarti pupus sudah harapan Chelsea untuk bertarung di ajang Liga Champions musim depan. Menurut catatan dari harian The Daily Record, sejumlah elite di kubu Chelsea demikian tertarik dengan hasil kerja Gracia atas Vicarage Road.

Ia dipandang mampu membawa timnya menempati posisi ketujuh dan mampu membawa skuad asuhannya ke final Piala FA. Gracia yang berkebangsaan Spanyol menyatakan gembira menjabat sebagai pelatih kepala, meski ia belum sepenuhnya yakin bahwa dirinya digadang-gadang bakal menggantikan Sarri di Chelsea.

Selain Gracia, kubu Chelsea sedang menggodok dan mempertimbangkan nama yang bakal menduduki jabatan sebagai manajer, yakni bos Wolves Nuno Espirito Santo dan mantan kapten Chelsea yang kini membesut Derby County, Frank Lampard.

Berita Terbaru

Sekolah Rakyat Dinilai Efektif Wujudkan Pendidikan Bermutu

Oleh : Andhika RachmaPemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia melalui berbagai terobosan kebijakan di sektor pendidikan. Salah satu program yang kini menjadi perhatian publik adalah Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif strategis yang dinilaiefektif dalam menghadirkan pendidikan bermutu sekaligus menjawab tantangan ketimpanganakses pendidikan. Dalam konteks pembangunan nasional, kehadiran Sekolah Rakyat tidakhanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga fondasi jangka panjang dalam menciptakangenerasi unggul yang berdaya saing.Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan bahwasekolah rakyat dibangun untuk masyarakat yang masuk dalam kategori keluarga penerimamanfaat dari golongan miskin ekstrem.Sekolah Rakyat hadir sebagai program afirmatif yang menyasar anak-anak dari keluarga tidakmampu. Program ini memberikan pendidikan secara gratis sepenuhnya, termasuk biayapendidikan, tempat tinggal, hingga kebutuhan dasar siswa yang ditanggung oleh negara. Hal inimenjadi langkah konkret pemerintah dalam memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagimenjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu’timengatakan Sekolah Rakyat menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untukmengembangkan potensi diri. Menurutnya, sekolah ini adalah tempat generasi muda tumbuhdan berkembang menjadi bangsa yang hebat. Program Sekolah Rakyat dirancang bagi anak-anak yang sempat terputus dari layanan pendidikan formal agar kembali memperoleh hakbelajar secara layak dan bermutu.Dalam implementasinya, Sekolah Rakyat dirancang dengan konsep sekolah berasrama(boarding school), yang memungkinkan pembinaan siswa dilakukan secara menyeluruh, baikdari aspek akademik maupun karakter. Kurikulum yang diterapkan tidak hanya menitikberatkanpada pembelajaran formal, tetapi juga penguatan nilai-nilai kepemimpinan, nasionalisme,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini