Sah! KONI Pusat Lantik Kepengurusan Olahraga Sepatu Roda

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman melantik kepengursan PB Porserosi (Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia) masa bakti 2021-2025, Kamis 16 Desember 2021 di Kantor KONI Pusat, Jakarta.

Marciano berharap, PB Porserosi yang diketuai Velix Vernando Wanggai dapat melanjutkan perjuangan ketua umum sebelumnya mendiang Klemen Tinal untuk membawa organisasi tersebut jauh lebih baik lagi.

“Saya mengapresiasi yang tinggi kepada Anda sekalian pada masa pandemi Covid-19 ini, saudara mampu menghadirkan sepatu roda pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dan saat itu juga dilaksanakan musyawarah nasional dan hasilnya masa bakti kepengurusan 2021-2025,” ujar Marciano.

Pada PON Papua, sepatu roda mendapat perhatian sangat tinggi karena sebelumnya mendiang Klamen Tinal yang juga Wakil Gubernur Papua telah memberikan bukti nyata dengan adanya arena sepatu roda berstandar internasional di Papua yang kini bernama Klemen Tinal Roller Sport Stadium.

“Oleh karena itu merupakan suatu pekerjaan keras dan berat untuk Anda semua. Penyelenggaraan sepatu roda PON Papua telah berakhir dan Anda tentu saja harus ada evaluasi agar ke depan lebih baik,” katanya.

“Saya berharap ke depan komunikasi PB Porserosi dan KONI Pusat akan jauh lebih baik. Pun demikian dengan pengurus di provinsi dan kabupaten. Tunjukkan dengan prestasi sehingga pemerintah dapat lebih memperhatikan cabang olahraga sepatu roda,” ungkapnya.

Susunan pengurus PB Perserosi periode 2021-2025:

Ketua Umum: Velix Vernando Wanggai

Wakil Ketua Umum
-Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Hubungan antar Lembaga: Anugerah Bomasjantha
-Bidang Pembinaan Teknis dan Peningkatan Prestasi: Jeffry Abel
-Bidang Hubungan Bidang Luar Negeri: Eri Marina Yo
-Bidang Kemitraan, Humas, dan Media: Nia Zulkarnaen

Sekretaris Jenderal: Sandra Erawanto
Wakil Sekretaris Jenderal I: Atiek Kusmiati
Wakil Sekretaris Jenderal II: Andrianyah

Bendahara Umum: Ivan P. Sadik
Wakil Bendahara Umum I: Julita Mada Saragih
Wakil Bendahara Umum II: H. Muhammad Hatta

Biro-biro
Biro Pembinaan Teknik dan Peningkatan Prestasi: Faisal Norman
Biro Kesehatan dan Gizi: Carmen M. Siagian
Biro Organisasi dan Keanggotaan: Faisal Saifuddin
Biro Hukum dan Advokasi: Marwan
Biro Kemitraan dan Jaringan: Andri Yansyah
Biro Sarana dan Prasarana: Muhammad Fatahillah
Biro Keilmuan keolahragaan: Alfroki Martha
Biro Teknologi Informasi, Humas, dan Publikasi: Irwansyah Putra Panjaitan

Komisi-komisi
Komisi Sepatu Roda Cepat: Ronald Chevalier
Komisi Sepatu Roda Hoki dan Artistik: Detje Ahmad Nursyamsi
Komisi Sepatu Roda Skateboard dan Inline Downhill: Pevi Permana
Komisi Sepatu Roda Inline – Aggressive: Thomas Nawilis
Komisi Sepatu Roda Frestyle: Arie Martin
Komisi Pertandingan dan Perwasitan: Bonny Wibisono
Komisi Data, Penelitian, dan Pengembangan Atlet: Lika Nurnadi Ariestika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini