Sah! Gerindra Tolak Kursi Menteri

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Partai Gerindra tak menampik adanya tawaran posisi menteri di kabinet baru Jokowi nantinya. Bukan hanya menteri, tawaran untuk menjadi duta besar pun datang.

Namun, Dewan Penasihat DPP Partai Gerindra Muhammad Syafii berkata, pihaknya tidak mungkin menerima tawaran tersebut karena memilih sebagai oposisi.

“Rumor itu terus bergulir. Tapi kita memilih jadi oposisi, enggak mungkin kita terima tawaran itu,” kata Syafii di Jakarta, Senin 1 Juli 2019.

Meski mengambil jalan oposisi, Syafii menegaskan bahwa bukan berarti Gerindra memusuhi koalisi pemerintahan. Hanya saja, menurutnya, Gerindra ingin membangun sistem check and balance.

Ia menyebut, Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Gerindra pasti menginginkan demokrasi yang sehat, sehingga partainya lebih condong memilih jadi oposisi.

Ia menegaskan, sampai saat ini Gerindra belum menentukan posisi politiknya setelah kekalahan Prabowo dari petahana Jokowi. Prabowo disebutnya masih harus mendengar dulu pendapat para pakar.

Berita Terbaru

Papua Jadi Prioritas Pembangunan Nasional untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan

Oleh: Yohanes Kogoya*Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraanmasyarakat sekaligus memperkuat kedaulatan bangsa. Dalam konteks pembangunan nasionalsaat ini, Papua menempati posisi yang semakin strategis, bukan hanya sebagai wilayah terdepan Indonesia di kawasan Pasifik, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki potensisumber daya alam melimpah untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Berbagaikebijakan dan program yang dijalankan pemerintah menunjukkan bahwa Papua kini menjadibagian penting dalam agenda pembangunan Indonesia yang berorientasi pada pemerataan dan keberlanjutan.Komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan Papua mendapat penegasan langsung dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming. Menurutnya, paradigma pembangunan nasional saat ini telah bergeser dari yang sebelumnya berorientasi pada Pulau Jawa menjadi pembangunan yang berpusat pada seluruh wilayah Indonesia. Papua pun ditetapkan sebagaisalah satu prioritas pembangunan nasional melalui berbagai program strategis, mulai daripembangunan infrastruktur, rumah sakit, Sekolah Rakyat, pasar, program Makan BergiziGratis, hingga pengembangan kawasan ekonomi dan konektivitas melalui Trans...
- Advertisement -

Baca berita yang ini