Saat Idul Fitri, Perempuan Ini ‘Begituan’ dengan 2 Lelaki Sekaligus

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAMBI – Saat Idul Fitri semua umat Islam sedang mengucap syukur karena selesai menjalankan ibadah Ramadan, perempuan berinisial SD (48) ini justru sedang memuaskan nafsu seksnya.

Hebohnya lagi, dia memuaskan hasrat itu dengan dua lelaki PN (46) dan YD (42). Keduanya adalah selingkuhan SD selama ini.

Lebih menghebohkan lagi adalah pengakuan perempuan gempal berkerudung itu. Dia mengaku melakukannya karena tidak bernafsu lagi dengan suaminya.

Dari hasil interogasi Polisi ketiganya sudah lama melakukan hubungan gelap. Bersama PN, SD mengaku sudah melakukannya selama 3,5 tahun. Sedangkan dengan YD, baru satu bulan terakhir.

SD melakukan backstreet dengan PN sejak pertengahan 2016 dan telah melakukan hubungan suami-istri sebanyak 11 kali. Mereka melakukannya saat suami SD tidak di rumah di belakang dapur rumah SD.

Sedangkan bersama YD, SD mengaku sudah melakukannya dua kali di tempat yang sama, yaitu di belakang dapur.

Begitu juga saat ketiga orang itu digerebek warga juga sedang berada di rumah SD dalam keadaan suami perempuan itu pergi.

Kanit Reskrim AIPDA Polsek Lembah Masurai Adi Arianto mengatakan saat itu ketiganya belum sempat melakukan hubungan badan tetapi masyarakat sudah lebih dahulu menggerebeknya, 25 Mei 2020 dini hari.

SD, PN dan YD yang begituan saat Idul Fitri.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini