Rusuh Supporter Indonesia, Bangkitkan Kenangan Jansen Pada Teriakan 'Indonesia Anj***g'

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Kasus supporter Timnas Indonesia yang membuat rusuh saat menjamu Malaysia, Kamis 5 September 2019 malam, membangkitkan kenangan Politisi Demokrat, Jansen Sitindaon atas teriakan ‘Indonesia Anjing’ saat AFF U-16 di Kuala Lumpur.
Sikap supporter Malaysia saat itu juga membuat panas hubungan Indonesia-Malaysia. Menteri Olah raga Malaysia, Syaid Saddiq juga meminta maaf kepada publik Indonesia.
Maka Jansen meminta pendukung Timnas Malaysia agar mawas diri. Namun, Jansen ikut meminta maaf atas tindakan supporter Indonesia di GBK, tadi malam.
“: diluar perilaku suporter kami malam ini di GBK yg menyerang suporter Malaysia dimana kami minta maaf untuk kesalahan itu, Yang Berhormat juga perlu lihat perilaku suporter Malaysia ini yg menyanyikan “Indonesia Anjing”. Walau kejadian lama tapi ini tidak pantas,” begitu cuitan Jansen yang dikutip Jum’at 6 September 2019.
Netizen juga menduga sikap fans Indonesia Kamis malam tersebut banyak dipengaruhi luka lama tersebut.
Setidaknya hal itu diungkapkan AwayDayyy melalui akun twitter @_AwayDay. Dalam cuitannya, dia menduga pertandingan kemarin dinilai sebagai momen yang pas untuk membalas hinaan tahun lalu.
Ini adalah video yang hinaan terhadap Timnas Indonesia tahun lalu;


 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini