Ronaldo Enggan Pergi, Juventus Kesulitan Membayar Gaji

Baca Juga

MATA INDONESIA, TURIN – Agen mega bintang Cristiano Ronaldo, Jorge Mendes kabarnya meminta Juventus memberikan perpanjangan kontrak  untuk kliennya hingga musim panas 2023. Hal ini dilaporkan surat kabar La Gazzetta dello Sport.

Saat ini mantan bintang Manchester United dan Real Madrid itu hanya memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya. Dan berdasarkan rumor yang berembus, Ronaldo berharap dapat bertahan di Turin, setidaknya hingga satu musim ke depan.

Ada desas-desus yang mengatakan bahwa Ronaldo sedang dalam proses pembicaraan perpanjangan kontrak dengan Si Nyonya Tua. Namun, laporan tersebut dibantah oleh Sky Sport.

La Gazzetta dello Sport juga melaporkan bahwa negosiasi antara kedua pihak belum dimulai. Akan tetapi, Juventus telah mengetahui bahwa pemain yang didatangkan musim 2018 itu ingin tetap bertahan.

Juventus juga menyadari bahwa sang agen, Mendes menawarkan Ronaldo ke klub kaya Prancis, Paris Saint-Germain dan mantan klubnya, Manchester Unied. Namun, kedua klub dilaporkan tidak tertarik mengamankan tanda tangan bintang berusia 36 tahun tersebut.

Bianconeri meminta waktu untuk mengambil keputusan. Pasalnya, Ronaldo merupakan pemain dengan gaji tertinggi di klub, yakni 31 juta Euro per musim! Di sisi lain, Juventus tak memungkiri masih membutuhkan service-nya.

Meski Ronaldo telah mencetak 100 gol dan mempersembahkan sederet trofi untuk Juventus (Serie A musim 2018-2019 dan 2019-2020, Coppa Italia musim 2020-2021, dan Supercoppa Italiana musim 2018 dan 2020), Juventus merasa sulit membayar gaji peraih lima gelar Ballon d’Or itu lantaran pandemi Covid-19.

Sementara Direktur Sepak Bola Juventus Federico Cherubini menegaskan pada awal pekan ini tidak ada sinyal bahwa Cristiano Ronaldo ingin meninggalkan klub pada jendela transfer musim panas.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini