Revitalisasi Rampung, Obyek Wisata Situwangi Punya Nilai Ekonomi

Baca Juga

MATA INDONESIA, CIAMIS – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan obyek wisata Situwangi hasil revitalisasi, di Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.

Kini, situs seluas 5 hektare tersebut tak hanya punya fungsi ekologi saja tapi juga sosial yang bernilai ekonomi yakni ekowisata.

“Ini aspirasi warga waktu dulu saya datang ke sini, lalu saya pikirkan revitalisasinya dan memang yang namanya ekologis harus punya fungsi sosial juga untuk meningkatkan kebahagiaan dan ekonomi khususnya pariwisata,” ujarnya.

Revitalisasi Situwangi yang dirancang Ridwan Kamil dikerjakan selama tujuh bulan dengan biaya bersumber dari APBD Jabar. Perubahan Situwangi begitu kentara. Sebelum direvitalisasi Situwangi hanya digunakan untuk irigasi sawah dan aktivitas memancing warga.

Kini sejumlah fasilitas hadir seperti jalur pejalan kaki, menara pandang, fasilitas olahraga, area pertunjukan seni, tugu macan, gazebo, restoran hingga untuk resepsi pernikahan luar ruangan.

“Hari ini sudah diperlihatkan fungsi airnya terjaga dengan baik tidak ada perubahan lalu fungsi sosialnya kita hadirkan dirapikan,” katanya.

Ini akan jadi destinasi wisata situ terbaik di Ciamis, seiring waktu perahu dan lainnya akan ditingkatkan. Untuk manajemen pastikan harus zero complain tourism,” ucapnya.

Kang Emil meminta wisatawan untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Pengelola pun diminta untuk tegas bagi pelanggar prokes.

“Karena masih omicron tentunya prokes harus dijaga untuk memastikan semua dalam keadaan sehat. Si pengelola wisata mengatur proksenya jangan terlalu ngumpul,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini