Rayu Lazio Datangkan Pratama Arhan, Jurnalis Italia: Ayolah Harganya Murah!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penampilan menawan Timnas Indonesia di gelaran Piala AFF 2020 membuat banyak klub berlomba-lomba mendapatkan tanda tangan anak asuh Shin Tae Yong. Bukan hanya dari dalam negeri, klub luar negeri bahkan tertarik pada talenta muda Merah Putih.

Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikry, dan Asnawi Mangkualam adalah sederet pemain yang kini merumput di luar negeri. Witan dan Edy kini bermain untuk klub asal Slowakia, FK Senica, sementara Asnawi membela klub divisi dua Korea Selatan, Ansan Greeners.

Kini, seorang jurnalis Italia, Jerry Mancini dikabarkan tengah merayu klub Serie A, Lazio untuk menggaet Pratama Arhan. Ia menaksir bahwa banderol pemain PSIS Semarang itu tak lebih dari 20 juta Euro atau sekitar 328 miliar Rupiah.

Namun berdasarkan situs transfermarkt, harga Pratama Arhan tidak setinggi taksiran Mancini. Banderol pemain berusia 20 tahun itu hanya berada di angka 325 ribu Euro atau sekitar 5,3 miliar Rupiah.

“Agenda Pratama Arhan baru saja dimulai. Jika Vedat Muriqi saja (penyerang asal Kosovo) mendapat kesempatan membela Lazio, seharusnya Pratama Arhan mendapatkan kesempatan yang sama,” kicau Jerry Mancini di akun Twitter-nya, @jmancini8.

“Biaya mendatangkan Pratama Arhan tak sampai 20 juta Euro. Lazio membutuhkan fullback kiri. Dengan mendatangkan Pratama Arhan, biaya rendah tapi mendapatkan kualitas tinggi. Ayo Lazio,” sambungnya.

Sang jurnalis sempat membuat heboh publik Indonesia dengan mengunggah video gol Arhan pada pertandingan Timnas Indonesia kontra Timnas Malaysia di gelaran Piala AFF 2020 yang diselenggarakan di Singapura.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini