Rasakan Guncangan Gempa, Warga Cilacap Keluar Rumah Sabtu Siang

Baca Juga

MINEWS.ID, CILACAP – Warga Kabupaten Cilacap Jawa Tengah banyak yang keluar rumah, Sabtu 29 Juni 2019 siang karena merasakan guncangan gempa.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memang mencatat pada pukul 13.46 WIB telah terjadi gempa tektonik magnitudo 5,3 yang berpusat di barat daya Cilacap dengan kedalaman 10 kilometer.

“Guncangan dirasakan cukup kuat hingga III “Modified Mercalli Intensity” (MMI) di Cilacap, namun tidak berpotensi tsunami,” kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo, Sabtu.

Teguh meminta warga setempat bersikap tenang. Seorang warga Cilacap, Muji mengaku merasakan guncangan gempa yang cukup kencang siang tadi.

Dia pun segera mengajak istri dan anak-anaknya keluar rumah menunggu guncangan gempa reda.

Meski begitu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Tri Komara Sidhy belum menerima laporan kerusakan akibat gempa.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini