Ramalan Cuaca 8 September, Waspada Hujan Petir di Jakut, Jaksel dan Jaktim

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – BMKG telah mengeluarkan ramalan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, Rabu 8 Oktober 2021.

BMKG memprediksi pagi ini seluruh wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu akan cerah berawan.

Untuk siang hari, cuma Kepulauan Seribu yang cerah. Sementara Jaksel dan Jaktim diguyur hujan disertai petir. Sedangkan wilayah lainnya, Jakut, Jakpus dan Jakbar akan berawan.

Selanjutnya di malam hari, Jaksel, Jakut dan Jaktim akan dilanda hujan petir. BMKG pun memberikan peringatan bagi warga yang tinggal di wilayah tersebut.

“Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Jakut, Jaksel dan Jaktim pada siang dan sore hari,” tulis BMKG.

Sementara wilayah lainnya diguyur hujan ringan.

Kemudian untuk dini hari, seluruh Jakarta dan Kepulauan Seribu akan cerah berawan.

Adapun suhu udara Ibu Kota berkisar antara 24 derajat sampai 34 derajat celsius. Kelembaban udara berkisar 60 sampai 95 persen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kolaborasi Global Diperkuat, Pemerintah Kejar Swasembada Energi

Oleh: Lestari Safiya )*Pemerintah memperkuat kolaborasi global sebagai strategi utama dalammempercepat terwujudnya swasembada energi nasional. Pemerintahmenempatkan kerja sama internasional sebagai instrumen penting untukmenghadapi ketidakpastian pasokan energi dunia sekaligus menjagastabilitas energi domestik.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mendorongpenguatan kolaborasi antarnegara dalam forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business di Tokyo. Bahlil menilai bahwa kerjasama yang saling menguntungkan menjadi fondasi dalam menjagaketahanan energi kawasan Indo-Pasifik di tengah meningkatnya tekanangeopolitik.Forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business dimanfaatkan Indonesia untuk mempertegas peran strategis dalammenjaga keseimbangan pasokan energi global. Forum tersebut menjadiwadah konsolidasi antarnegara dalam merumuskan langkah kolektifmenghadapi tantangan energi yang semakin kompleks.Indonesia menunjukkan kontribusi nyata melalui ekspor energi dalamskala besar ke berbagai negara. Indonesia mengirimkan liquefied natural gas serta memasok batu bara dalam jumlah signifikan, sehingga turutmenopang stabilitas pasokan energi global.Pemerintah memanfaatkan posisi strategis tersebut untuk memperluaskemitraan internasional yang berorientasi pada kepentingan nasional. Pemerintah menilai kekuatan sebagai pemasok energi menjadi modal penting dalam memperkuat daya tawar diplomasi energi Indonesia.Pemerintah tetap menempatkan kepentingan domestik sebagai prioritasutama dalam setiap kerja sama internasional. Pemerintah menyiapkanlangkah antisipatif melalui optimalisasi sumber daya energi dalam negeriapabila kebutuhan nasional tidak dapat sepenuhnya dipenuhi melaluikerja sama global.Pemerintah mendorong pemanfaatan bahan bakar nabati berbasis crude...
- Advertisement -

Baca berita yang ini