Putra Jokowi Ingin Final Piala Menpora Digelar di Solo

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka meminta final Piala Menpora 2021 digelar di Kota Solo. Apa tanggapan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB)?

Piala Menpora 2021 akan digelar 21 Maret hingga 25b April. Solo adalah satu dari empat kota yang ditunjuk sebagai tuan rumah selain Bandung, Malang, dan Sleman.

Solo juga dipilih sebagai kota pembuka Piala Menpora 2021. Untuk final, lokasi belum ditentukan. Gibran, yang juga kini menjabat wali kota, berharap Solo tak hanya jadi tempat pembuka, tapi juga menjadi venue final.

Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita mengatakan, tengah mempertimbangkan permintaan Gibran tersebut.

“Nanti akan kami pertimbangkan, kami inspeksi lagi, karena pada delapan besar itu ada stadion yang istirahat. Jadi final usulan di Solo kami pertimbangkan. Pasti kami inspeksi ulang,” kata Hadian, Sabtu 6 Maret 2021.

Piala Menpora 2021 menyediakan hadiah total 4,65 miliar Rupiah. Juara satu mendapatkan 2 miliar Rupiah dan runner-up 1 miliar Rupiah. Peringkat tiga 750 juta Rupiah dan peringkat empat 500 juta Rupiah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini