Pulang dari RSHS Bandung, Sunarti Penderita Obesitas Meninggal Dunia

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Setelah berjuang sekian lama, akhirnya wanita penderita obesitas ekstrem Sunarti (39) warga Kabupaten Karawang meninggal dunia. Diketahui, meninggalnya saat ia pulang dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada Jumat 1 Maret 2019.

“Ia meninggal saat dirumahnya. Dia baru saja pulang usai menjalani operasi pada 18 Februari lalu di RSHS Bandung,” ujar Kepala Seksi Kesos Kecamatan Klari, Asip Suhenda.

Ia mengatakan saat Sunarti dipulangkan bukan hanya karena kondisinya sehat, tetapi kuota BPJS miliknya habis.

Dokter penanggung jawab pasien RSHS Bandung, Ervita menegaskan, Sunarti dipulangkan karena kondisinya membaik. Bukan karena masalah BPJS.

“Pasien dipulangkan karena kondisi sudah baik, bukan karena kuota BPJS habis,” kata Ervita dalam keterangannya, Minggu 3 Maret 2019.

Sebelumnya, perempuan berbobot 148 kilogram itu hanya menghabiskan waktunya di rumah. Ia hanya bisa berbaring di kasur karena untuk bergerak pun merasa kesulitan bahkan kerap sesak nafas.

Kamis 31 Januari malam ia dirujuk ke RSHS. Plh Direktur Medik dan Keperawatan RSHS Yana Ahmad Supriatna menilai Sunarti secara medis tidak memerlukan tindakan kegawat daruratan.

Berita Terbaru

MBG Dikawal Para Ahli, Masa Depan Gizi Anak Makin Terjamin

Oleh: Alexander Royce*)Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi salah satu kebijakan strategispemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Di tengahberbagai tantangan pembangunan, mulai dari stunting, kesenjangan akses panganbergizi, hingga kebutuhan peningkatan kualitas generasi muda menuju Indonesia Emas 2045, kehadiran MBG menunjukkan komitmen negara untuk memastikan setiap anakIndonesia mendapatkan hak yang sama atas asupan gizi yang berkualitas. Pemerintahterus memperkuat tata kelola dan pengawasannya dengan melibatkan para ahli gizi, tenaga kesehatan, akademisi, hingga berbagai pemangku kepentingan agar manfaatnya semakin optimal dan tepat sasaran.Dukungan terhadap MBG juga datang dari kalangan akademisi dan praktisi gizi. Ahli Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) sekaligus Dewan Pengurus Pusat Himpunan Alumni IPB Departemen Gizi, Lesda Lybaws, menilai program MBG merupakan langkah yang efektif untuk memutus rantai stunting...
- Advertisement -

Baca berita yang ini