Public Diplomacy – Pengalaman Suriah Harus Jadi Perhatian Kita Sebagai Bangsa Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pengalaman Suriah harus menjadi perhatian kita Bangsa Indonesia terutama bagaimana berbagai kekuatan internasional masuk di dalam satu negara dan saling bersaing untuk berkuasa di negara tersebut termasuk kekuatan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

“Di satu sisi pemerintah didukung Rusia dan Iran, sedangkan pemberontak Suriah didukung negara lain di luar kedua negara tersebut,” ujar Peneliti LIPI, Muhammad Rifqi Muna saat berbincang dengan Mata Milenial Indonesia TV yang dilihat Selasa 31 Agustus 2021.

Negara yang ikut mengacak-acak Suriah hingga hancur lebur sekarang menurut Rifqi Muna termasuk Amerika Serikat, Turki, Saudi Arabia, Qatar dan negara-negara Teluk lainnya.

Mereka memiliki hubungan-hubungan khusus dengan kelompok-kelompok yang ada di dalam negeri tersebut.

Hubungan-hubungan itu membuat konflik di Suriah menjadi kompleks karena tidak hanya melibatkan negara luar tetapi juga Bangsa Suriah sendiri yang berkolaborasi dengan negara-negara lain.

Bagaimana kita Bangsa Indonesia bisa mengambil pelajaran dari kondisi tersebut saksikan Public Diplomacy di Mata Milenial Indonesia TV melalui link berikut;

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Papua Jadi Prioritas Pembangunan Nasional untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan

Oleh: Yohanes Kogoya*Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraanmasyarakat sekaligus memperkuat kedaulatan bangsa. Dalam konteks pembangunan nasionalsaat ini, Papua menempati posisi yang semakin strategis, bukan hanya sebagai wilayah terdepan Indonesia di kawasan Pasifik, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki potensisumber daya alam melimpah untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Berbagaikebijakan dan program yang dijalankan pemerintah menunjukkan bahwa Papua kini menjadibagian penting dalam agenda pembangunan Indonesia yang berorientasi pada pemerataan dan keberlanjutan.Komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan Papua mendapat penegasan langsung dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming. Menurutnya, paradigma pembangunan nasional saat ini telah bergeser dari yang sebelumnya berorientasi pada Pulau Jawa menjadi pembangunan yang berpusat pada seluruh wilayah Indonesia. Papua pun ditetapkan sebagaisalah satu prioritas pembangunan nasional melalui berbagai program strategis, mulai daripembangunan infrastruktur, rumah sakit, Sekolah Rakyat, pasar, program Makan BergiziGratis, hingga pengembangan kawasan ekonomi dan konektivitas melalui Trans...
- Advertisement -

Baca berita yang ini