PTM 100 Persen Segera Dihentikan Jika Omicron Bertambah Banyak

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa bergerak cepat menghentikan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen, jika varian omicron bertambah banyak.

Hal tersebut mengingat penularan varian tersebut yang jauh lebih cepat dari varian Delta sekalipun sehingga IDAI menilai melakukan PTM 100 persen merupakan keputusan yang berbahaya.

Rekomendasi IDAI tersebut disetujui Kepala Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta, Taga Radja Gah.

Taga memastikan Gubernur DKI Jakarta akan menghentikan PTM jika kondisinya berkembang menjadi membahayakan manusia.

“Tetap, kita enggak ada berniat membahayakan masyarakat. Justru, kita ini kan di tengah keresahan, nih. Kalau kita tidak segera menerapkan PTM 100 persen, sampai kapan lost learning itu akan berlangsung?” ujar Taga.

Saat ini, pemerintah mengizinkan PTM 100 persen karena pandemi masih terkendali meski ada temuan omicron.

Ia menyebut sudah saatnya siswa mendapatkan pembelajaran langsung yang dinilai lebih efektif ketimbang online.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih Membuka Akses Permodalan dan Memutus Ketergantungan pada Rentenir

Oleh : Abdul Razak)*Upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai...
- Advertisement -

Baca berita yang ini