Presiden Jokowi Hargai Konsistensi PNG Hormati Kedaulatan dan Integritas Wilayah Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Presiden Jokowi menghargai konsistensi sikap Papua Nugini (PNG) dalam menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Presiden Jokowi saat menerima kunjungan Perdana Menteri PNG James Marape.

Penerimaan itu dilakukan di Istana Kepresidenan, Bogor, Kamis 31 Maret 2022.

“Saya menghargai konsistensi sikap PNG dan Perdana Menteri Marape dalam menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Indonesia,” ujar Presiden Jokowi saat menyampaikan keterangan pers bersama PM Marape.

Menurut Presiden Jokowi, prinsip tersebut sangat penting untuk terus dihormati.

Selain itu, dilaksanakan oleh semua negara secara konsisten.

Presiden Jokowi menyambut baik peningkatan perdagangan Republik Indonesia (RI) dan PNG dalam beberapa tahun terakhir.

Peningkatan perdagangan tahun 2021 naik 80 persen dari tahun sebelumnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini